Breaking News:

drg. Anastasia Sampaikan Beberapa Tindakan untuk Memperbaiki Kondisi Setelah Pembersihan Karang Gigi

Karang gigi merupakan penumpukan dari sisa-sisa makanan yang kemudian menjadi plak dan mengeras. Adanya karang gigi tentu mempengaruhi kesehatan mulut

bobo.grid.id
ilustrasi dokter gigi menanganani masalah karang gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Membersihkan karang gigi adalah wajib bagi segala usia.

Bukan hanya pada mereka yang sudah dewasa, bahkan anak-anak pun harus diwajibkan untuk membersihkan karang gigi.

Bicara tentang karang gigi bukan soal estetika, terlebih soal kesehatan.

Pengaruh karang gigi terhadap kesehatan gigi, termasuk jaringan pendukung gigi yang bisa menyebabkan gigi goyang bahkan terlepas sendiri.

Pembersihan karang gigi wajib dilakukan, paling lambat setiap 6 bulan sekali.

Terdapat beberapa cara untuk mengcover kondisi tersebut, dan boleh dipilih.

ilustrasi dokter gigi menanganani masalah karang gigi
ilustrasi dokter gigi menanganani masalah karang gigi (bobo.grid.id)

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Pasien Pasca Stroke? Begini Penjelasan dr. Nilla Mayasari, M.Kes., Sp.KFR-K

Biasanya dokter memberikan alternatif apakah bleaching atau penggunaan veneer.

Tetapi jika ingin melakukan tindakan tersebut harus memenuhi persyaratannya.

Khusus untuk bleaching, perlu sekali disadari bahwa tindakan bleaching bukanlah tindakan yang hanya selesai dengan satu kali kedatangan.

Artinya, ketika gigi dibleaching dan semakin putih, maka cukup dan tidak perlu melakukan apapun lagi merupakan pandangan yang sangat keliru.

2 dari 3 halaman

Tindakan bleaching juga harus dibersamakan dengan tindakan fluoridasi.

Fluoridasi adalah aplikasi fluor yang harus dilakukan rutin oleh dokter gigi.

Baca juga: drg. Nabilah Aulia Paparkan Perawatan untuk Mengatasi Keluhan Gigi Kuning

Tindakan bleaching idealnya dilakukan berulang setelah 2 tahun kemudian.

Dalam fase 2 tahun setelah dilakukan bleaching, tetap harus rutin melakukan upaya penguatan enamel gigi oleh dokter.

Salah satunya adalah dengan melakukan tindakan fluoridasi.

Tidak semua pasien memahami pentingnya upaya perawatan pasca bleaching.

Berbeda dengan bleaching, veneering adalah pelapisan pada gigi.

Asal sesuai dengan indikasi, veneer berupaya untuk melindungi gigi.

Indikasi veneer gigi tersebut misalkan:

- Adanya penipisan pada enamel gigi

Baca juga: dr. Nurul Rahmawati Jelaskan Resiko Fatal Akibat Benturan Tulang Belakang

3 dari 3 halaman

- Gangguan pada enamel seperti gangguan warna, gangguan bentuk.

- Pada kasus-kasus crowding ringan, gigi berjejal dalam derajat ringan bisa dikoreksi dengan veneer.

Namun tidak pada semua kasus, hanya pada kasus-kasus tertentu saja.

Crowding ringan, anomali posisi pada gigi, mal posisi gigi derajat ringan bisa dikoreksi dengan veneering.

Termasuk kerusakan-kerusakan yang bersifat penipisan enamel, dan gangguan anomali warna gigi.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati, seorang dokter gigi. Jumat (4/12/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved