Breaking News:

drg. Anastasia Sebut Tanfa-tanda Bahwa Telah Terjadi Erupsi Gigi

Erupsi gigi dikenal dengan tumbuhnya gigi diatas gusi di dalam rongga mulut. Erupsi gigi disertai proses resorbsi dan aposisi tulang penyangga gigi.

freepik.com
ilustrasi erupsi gigi pada anak 

TRIBUNHEALTH.COM - Pemicu dari kejadian erupsi gigi dalam rongga mulut karena gigi yang akan tumbuh terdorong ke dalam rongga mulut, oleh karena pertumbuhan akar, pertumbuhan tulang di sekitar gigi, tekanan dari pembuluh darah termasuk dorongan dari bantalan gigi.

Mekanisme dari erupsi gigi merupakan suatu proses berpindah atau bergeraknya gigi yang sedang berkembang, di dalam dan melalui tulang alveolar.

drg. Anastasia mengatakan bahwa tulang alveolar ialah tulang rahang gigi yang nantinya bererupsi.

Mukosa yang menutupi rahang menuju ke dalam rongga mulut untuk bisa mencapai area oklusal atau area bagaimana gigi akhirnya bertemu dengan gigi antagonisnya, sehingga bisa terjadi proses oklusi atau mengunyah.

Kejadian ini merupakan kombinasi pergerakan seluruh bagian gigi, baik sebelum dan sesudah mahkota gigi muncul dalam rongga mulut.

ilustrasi erupsi gigi pada anak
ilustrasi erupsi gigi pada anak (freepik.com)

Baca juga: Muntaber Bukanlah Nama Penyakit, Tetapi Gejala dari Gastroenteritis

Erupsi gigi dimulai ketika mahkota gigi telah lengkap terbentuk dan akar gigi juga mulai terbentuk.

Dikejadian tersebut mulai berlanjut dengan seluruh kelangsungan gigi tersebut didalam rongga mulut.

Munculnya gigi melalui gingiva atau gusi, menjadi salah satu tanda klinis yang bisa dideteksi bahwa telah terjadi erupsi gigi atau tumbuhnya gigi.

Tahapan erupsi gigi terdiri atas tiga tahapan, yaitu:

- Pre-erupsi

2 dari 3 halaman

Dimana dalam tahapan ini merupakan tahapan persiapan erupsi, proses tumbuh dan berkembangnya benih gigi didalam tulang alveolus sebelum akar terbentuk.

Gigi tumbuh pada berbagai arah untuk bisa mempertahankan posisinya didalam rahang, yang juga sedang berkembang pada saat bersamaan dengan jenis gerakan yang disebut Bodily Movement dan mengakibatkan terjadinya pergeseran seluruh badan dari gigi.

Baca juga: drg. Ummi Kalsum: Veneer Merupakan Solusi Tercepat Merapatkan Gigi Dibandingkan Behel

Sehingga dalam proses ini akan memunculkan reaksi atau kejadian resorbsi dari tulang pada arah gigi bergerak sekaligus pembentukan tulang pada area bekas gigi sebelumnya.

- Tahap erupsi prefungsional

Tahap ini dimulai dengan inisiasi pembentukan akar gigi, dan kejadian ini berakhir setelah gigi mencapai kontak oklusi, ketika gigi sampai pada posisi bertemu dengan gigi lawannya diarea kontak oklusinya.

Sehingga nantinya fungsi gigi bisa berlangsung optimal.

Pada tahapan prefungsional ini terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari tahap sekretori, tahap intraosseous, tahap supraosseous dan setelah itu ujuang mahkota akan melewati rongga mulut dengan cara merusak pusat lapisan ganda sub-epitel dimana terobosan ini dipenuhi oleh ujung dari mahkota gigi.

Ciri khasnya adalah pada gusi akan tampak ujung-ujung dari mahkota gigi akan terlihat area warna putih yang dinamakan cikal gigi mulai bererupsi pada tahapan erupsi prefungsional ini.

Baca juga: Alami Gingivitis Bisa Perparah Kondisi Penderita Diabetes Melitus, Ini Penjelasan Dokter Gigi

- Tahap erupsi fungsional

Pada tahap ini gigi telah erupsi atau tumbuh secara maksimal dan telah terjadi penyesuaian kontak antagonisnya atau dengan gigi lawan pada rahang lain.

3 dari 3 halaman

Semisal gigi rahang bawah, berarti telah ada kontak pada gigi rahang atasnya di area yang langsung berkaitan.

drg. Anastasia menyampaikan bahwa pada tahap ini gigi sudah bisa difungsikan dengan lebih optimal, meskipun proses pembentukan akar masih terus berlangsung.

Didalam proses erupsi ini dikenal istilah Exfoliation gigi, yaitu proses penggantian gigi atau proses eliminasi gigi desidui terkait erupsi gigi permanen pengganti pada ujung akar dan sekitar dari gigi desidui.

Kejadian ini merupakan suatu proses yang alamiah, proses erupsi ini menstimulasi perkembangan Osteoclas yang bertanggung jawab pada proses resorbsi progresif akar gigi, dentint dan sementum.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Timur bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Seorang dokter gigi. Jumat (18/3/2022)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved