Breaking News:

Resiko Rematik Semakin Tinggi Akibat Pertambahan Usia, Dokter Beberkan Alasannya

Rematik seringkali dianggap sebagai penyakit orangtua. Masyarakat beranggapan bahwa mandi malam dapat menjadi penyebab rematik pada seseorang.

health.grid.id
ilustrasi seseorang yang mengalami rematik 

TRIBUNHEALTH.COM - Rematik sering dianggap sebagai penyakit orangtua.

Tak hanya itu saja, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa mandi malam menggunakan air dingin menjadi penyebab seseorang mengalami rematik.

Umumnya rematik dialami oleh seseorang yang sudah berusia lanjut. 

Dalam istilah medis, rematik disebut juga dengan Rheumatoid arthritis (RA).

Penyakit ini merupakan penyakit autoimun, yakni sistem imun menyerang sel-sel tubuhnya sendiri.

Dalam kasus rematik, bagian yang paling sering diserang adalah persendian.

Pada kasus ini, penyebab terjadinya rematik belum diketahui secara pasti.

ilustrasi seseorang yang mengalami rematik
ilustrasi seseorang yang mengalami rematik (health.grid.id)

Baca juga: Kondisi Bagian Gigi yang Tertinggal Menentukan Tindakan yang Akan Dilakukan Dokter

Rheumatoid arthritits disebabkan karena kesalahan pada sistem imun seseorang.

Sistem imun menyerang membran yang melapisi sendi-sendi didalam tubuh.

Tapi, seiring bertambahnya usia maka resiko terjadinya rematik semakin tinggi.

2 dari 3 halaman

Hal ini karena cairan pelumas yang ada didalam sendi produksinya mulai berkurang.

Oleh karena itu bisa menyebabkan peradangan pada sendi.

Tetapi jangan salah, rematik tidak hanya menyerang usia dewasa dan usia lanjut saja.

Baca juga: Psikolog Keluarga Adib Setiawan Sarankan Pola Asuh Autoritative untuk Hadapi Balita Tantrum

Namun rematik juga bisa menyerang usia anak-anak dan usia remaja.

Rematik yang menyerang usia anak dan dewasa dinamakan Juvenile rheumatoid arthritis.

Gejala rheumatoid arthritis antaralain:

- Nyeri

- Bengkak

- Kemerahan pada sendi

- Kekakuan pada sendi

3 dari 3 halaman

dr. Nadia  Alaydrus menyampaikan bahwa mandi malam boleh saja, tetapi sebaiknya mandi menggunakan air hangat.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan dr. Nadia Alaydrus. Selasa (26/1/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved