Breaking News:

dr. Prasna Pramita Paparkan Frekuensi BAB pada Orang Normal dan Orang yang Sedang Diare

Pada tahap tertentu, diare bisa berdampak fatal pada kesehatan tubuh, karenanya perlu ditangani segera

freepik.com
ilustrasi lansia yang mengalami diare 

TRIBUNHEALTH.COM - Diare merupakan kondisi yang bisa mengancam nyawa meski terlihat sepele.

Seringnya buang air saat diare bisa membuat seseorang kehilangan banyak cairan.

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Imunologi, dr. Prasna Pramita memberikan penjelasan.

Dalam Ayo Sehat Kompas TV, dia menjelaskan frekuensi buang air besar yang masih tergolong normal.

"Buang air besar itu normal adalah 3 kali sehari sampai 3 hari sekali," katanya, dikutip TribunHealth.com.

"Artinya diare itu adalah frekuensi yang melebihi normalnya."

"Nah jadi kalau itu sudah terjadi, kita harus hati-hati dong."

"Misalkan dalam sehari udah buang air besar lima, enam, tujuh kali. Cair, kita harus hati-hati."

"Mulai mules, kadang rasa demam juga timbul," tandas dr. Prasna Pramita.

Bisa Berakibat Fatal

ilustrasi diare pada anak
ilustrasi diare pada anak (kompas.com)

Baca juga: Diare Bisa Terjadi hingga 4 Minggu, Berikut Ini Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Baca juga: Perbedaan Diare Akut dan Kronis, Salah Satunya Dapat Disebabkan Penyakit Serius

Dalam kesempatan tersebut, dr. Prasna Pramita menyebut diare bisa berdampak fatal jika sudah parah.

"Bisa fatal kalau kita kekurangan cairan terlalu banyak," karanya memulai penjelasan.

Pasalnya cairan dan mineral banyak yang terbuang ketika diare.

Akibatnya tubuh menjadi mudah lemas.

Baca juga: Selain Gangguan Ginjal, Adakah Komplikasi Lain Akibat Diare Dok?

Ilustrasi perut sakit karena diare
Ilustrasi perut sakit karena diare (Pixabay)

Jika sudah sampai tahap ini, dia menyarankan agar pasien segera dilarikan ke rumah sakit.

"Kalau udah kekurangan cairan, sebaiknya kita harus segera ke rumah sakit," katanya.

"Karena kita harus mendapat cairan sebagai penggantinya, yaitu lewat infus."

Selain pada orang yang mulai kekurangan cairan, diare harus diwaspadai pada orang tua dan anak-anak.

Pada kedua kelompok tersebut, dehidrasi lebih cepat terjadi.

Akibatnya, fusngi ginjal juga turut terancam apabila tidak mendapatkan perawatanyang tepat.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved