Breaking News:

Hasil Penglihatan Kedua Mata Akan Berbeda Akibat Gangguan Mata Malas

Masalah penglihatan mata malas disebut dengan amblyiopia. Mata malas sering terjadi pada anak-anak, tidak menutup kemungkinan terjadi pada dewasa.

pixabay.com
ilustrasi anak yang mengalami mata malas 

TRIBUNHEALTH.COM - Salah satu penyakit mata yang sering dialami pada anak-anak adalah mata malas.

Perlu dipahami bahwa mata malas tak hanya terjadi pada anak-anak saja, kemungkinkan penyakit ini bisa terjadi pada orang dewasa.

Mata malas dalam istilah medis disebut juga dengan Amblyopia.

Amblyiopia merupakan gangguan pada penglihatan sebelah mata dikarenakan otak dan mata tidak terhubung dengan baik.

Akibat seseorang mengalami mata malas maka penglihatan akan menurun.

Gangguan dari mata malas mengakibatkan hasil dari penglihatan kedua mata akan berbeda.

Efeknya, otak akan menerjemahkan gambar dari penglihatan yang baik dan mengabaikan penglihatan dari mata yang mengalami gangguan.

ilustrasi anak yang mengalami mata malas
ilustrasi anak yang mengalami mata malas (pixabay.com)

Baca juga: Ahli Gizi Sebut Susu Aman Dikonsumsi Penderita Asam Lambung untuk Menambah Berat Badan

Pada umumnya, mata malas terjadi sejak lahir hingga usia 7 tahun.

dr. Helda menyampaikan bahwa perkembangan penglihatan dimulai semenjak kelahiran.

Mata malas bisa terjadi pada bayi berusia 0-3 bulan ketika bayi tidak mendapatkan perkembangan stimulus dengan baik.

Namun pada kasus langka, penyakit mata malas bisa menyerang kedua mata.

Beberapa penyebab mata malas yang perlu diketahui:

- Mata juling (Strabismus)

- Gangguan refraksi

- Katarak pada anak

Baca juga: Sisa-sisa Makanan yang Menyelip pada Gigi Bungsu dapat Menyebabkan Terjadinya Pengeroposan Gigi

- Luka pada kornea mata

- Kelopak mata yang terluka

Kondisi kelopak mata yang terluka biasanya diturunkan secara genetik.

Penyebab mata malas lainnya dikarenakan adanya perbedaan refraksi pada kedua mata, sehingga mata yang tidak mengalami mata malas akan melihat lebih jelas.

Contoh dari gangguan refraksi mata antaralain yakni:

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved