Breaking News:

Waspada Penurunan Berat Badan pada Anak, Bisa Jadi Awal Gejala Diabetes, Begini Kata dr. Andi Nanis

dr. Andi Nanis jelaskan mengenai diabetes pada anak yang ditandai dengan gejala penurunan berat badan hingga obesitas.

Tribunnews.com
Ilustrasi diabetes 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Andi Nanis Sacharina mengungkapkan jika perjalanan penyakit diabetes lebih akut atau lebih mendadak pada diabetes tipe I.

Perlu diketahui, diabetes pada anak ada dua jenis, yaitu diabetes tipe I dan diabetes tipe II.

Diabetes tipe I disebabkan oleh autoimun, sedangkan diabetes tipe II akibat adanya penolakan insulin pada tubuh.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Anak Konsultan Endokrinologi, dr. Andi Nanis Sacharina Marzuki menjelaskan dalam tayangan YouTube Kompas Tv program Ayo Sehat, bahwa diabetes tipe I rentan mengalami perburukan.

Ada yang dinamakan dengan kegawatan atau disebut dengan asidosis, sehingga pasien bisa mengalami koma hingga tidak sadarkan diri, kondisi ini lebih banyak terjadi pada tipe I.

Menurut dr. Andi, data diabetes anak di Indonesia sebetulnya belum terdata semuanya.

Dari data yang tergistrasi di Ikatan Dokter Anak Indonesia, terdapat sekitar 1.330 anak yang mengalami diabetes tipe I dan 167 anak yang mengalami tipe II.

Baca juga: Tak Hanya Orang Dewasa Saja, Diabetes juga Bisa Menyerang Anak-anak, Berikut Ulasan dr. Andi Nanis

Ilustrasi diabetes
Ilustrasi diabetes (Pexels.com)

Jadi kurang lebih 1/5, 1/6 dari total diabetes anak. Ini hanya yang terdaftar pada Ikatan Dokter Anak Indonesia, yang artinya ini adalah jumlah pasien yang hanya dirawat oleh dokter spesialis anak.

Karena tidak semua pasien diabetes anak dirawat oleh dokter spesialis anak.

Selain itu, jumlah yang belum terdiagnosis juga belum diketahui pasti, karena gejala diabetes anak ini mirip dengan penyakit lain.

dr. Andi memaparkana ada anak yang memiliki gejala sesak napas seperti pneumonia, ada yang mengalami muntah-muntah, dan ada yang sakit perut seperti usus buntu.

Namun yang paling banyak terjadi adalah terjadinya penurunan berat badan pada anak.

Menurut dr. Andi, ketika seseorang konsumsi makan dan minum yang banyak, maka yang terjadi adalah kenaikan berat badan, namun pada penderita diabetes berat badan akan mengalami penurunan.

Biasanya ketika anak mengalami penurunan berat badan, orangtua hanya akan memberikan tambahan nutrisi untuk anaknya dan menambah porsi makannya.

Baca juga: 9 Tanda Awal Diabetes yang Kerap Luput dari Perhatian, Termasuk Sering Buang Air Kecil

ilustrasi diabetes
ilustrasi diabetes (kompas.com)

Namun jika hal tersebut sudah dilakukan dan anak tetap mengalami penurunan berat badan, maka perlu diwaspadai.

Untuk diabetes tipe II memiliki ciri-ciri badan yang obesitas, kalau dilihat proporsi tubuhnya cenderung gemuk, sedangkan untuk tipe I badannya cenderung kurus.

Meskipun tidak selalu seperti itu, namun jika dilihat secara sekilas bagi penderita diabetes bisa dilihat dari bentuk tubuhnya.

Anak yang kurus cenderung mengalami diabetes tipe I dan anak gemuk cenderung mengalami diabetes tipe II.

Jika terjadi hal seperti itu, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter, agar segera diketahui penyebab dan kondisi anak. Sehingga anak dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Penjelasan ini disampaikan oleh dr. Andi Nanis Sacharina Marzuki menjelaskan dalam tayangan YouTube Kompas Tv program Ayo Sehat pada 19 November 2021.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved