Breaking News:

dr. Ni Komang Yeni Sebut Pernikahan Dini Menyebabkan Wanita Rentan Mengalami Kanker Mulut Rahim

Menurut dr. Ni Komang Yeni pada usia remaja organ reproduksi wanita masih belum berkembang dengan sempurna.

Pixabay
Ilustrasi pernikahan dini, ketahui risiko yang dapat terjadi akibat melakukan pernikahan dini menurut dr. Ni Komang Yeni 

TRIBUNHEALTH.COM - Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan yang masih dikategorikan anak-anak atau remaja yang berusia dibawah 19 tahun.

Ironisnya, angka pernikahan dini selama masa pandemi kian meroket.

Hal ini terjadi lantaran anak memiliki aktivitas yang sedikit hingga tidak memiliki kegiatan apapun sehingga memicu terjadinya kehamilan di luar nikah.

Baca juga: Tak Hanya Asal Treatment, dr. Suzana Oswarie Sebut Proporsinal pada Wajah V-Shape Harus Diperhatikan

Peran mayarakat dan orang tua sangat penting dalam memberikan edukasi yang tepat terhadap anak-anak.

Baik edukasi seksual dan kesehatan reproduksi serta mengarahkan anak pada berbagai aktivitas yang membuat anak tidak fokus untuk melakukan hal-hal yang negatif.

Ilustrasi organ reproduksi wanita yang belum sempurna ketika masih remaja, simak ulasan dr. Ni Komang Yeni
Ilustrasi organ reproduksi wanita yang belum sempurna ketika masih remaja, simak ulasan dr. Ni Komang Yeni (bangka.tribunnews.com)

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Ni Komang Yeni yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Ayo Sehat edisi 09 Juni 2021.

Perlu diketahui jika pada usia remaja organ reproduksi wanita masih belum berkembang dengan sempurna.

Sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit-penyakit yang berkaitan dengan sistem reproduksi.

Baca juga: Apakah Penggunaan Pasta Gigi Dapat Mengobati Gigi Berlubang? Begini Ulasan drg. Zaida Dahlia

"Proses kematangan organ reproduksi tidak sesempurna pada saat dia (remaja perempuan) mulai akil baligh atau dikatakan menstruasi berartia dia (remaja perempuan) sudah dewasa, tidak seperti itu," tegas dr. Yeni.

Sebelum usia 20 tahun terdapat organ-organ di panggul terutama tulang panggul belum sempurna.

Sementara pada saat wanita melahirkan jika organ panggul belum sempurna, maka tidak bisa melakukan persalinan secara normal.

ilustrasi perempuan yang mengalami perdarahan akibat pernikahan dini, dr. Ni Komang Yeni sebut organ reproduksi belum sempurna
ilustrasi perempuan yang mengalami perdarahan akibat pernikahan dini, dr. Ni Komang Yeni sebut organ reproduksi belum sempurna (health.kompas.com)

Apabila persalinan normal dipaksakan, maka bisa terjadi perdarahan, terjadi sobekan rahim hingga jalan lahir.

Kondisi ini memberikan efek yang tidak baik pada wanita.

Bahkan kondisi ini bisa menyebabkan kematian baik ibu maupun janin.

Dokter tegaskan jika hal ini sangat berbahaya.

Baca juga: Bayi yang Akan Lahir Bisa Diprediksi Tingginya, Ini Rumus Menghitung Perkiraan Tinggi Badan

Tulang panggul yang belum sempurna akan meningkatkan tindakan persalinan lainnya.

Kemungkinan kondisi ini akan menimbulkan efek samping atau komplikasi lain.

Dokter menuturkan jika cervix atau mulut rahim sebelum berusia 18 tahun belum sempurna.

Ilustrasi kanker cervix
Ilustrasi kanker cervix (sains.kompas.com)

Jika cervix yang belum sempurna terpapar infeksi, bisa memicu mudahnya kanker mulut rahim dikemudian hari.

Inilah mengapa pernikahan dini menyebabkan wanita rentan mengalami kanker cervix atau kanker mulut rahim.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved