Breaking News:

Kurang Hormon Testosteron Menyebabkan Pria Ejakulasi Dini? Berikut Ulasan dr. Andi Sugiarto, Sp.RM

Pertambahan usia membuat kadar hormon testosteron pada pria mengalami penurunan. Penurunan hormon testosteron bisa mengancam fungsi seksual.

pixabay.com
ilustrasi hormon testosteron 

TRIBUNHEALTH.COM - Ejakulasi adalah keluarnya sperma seorang pria.

Biasanya pria bisa mengontrol, namun ada yang mengalami ejakulasi dini atau dalam bahasa asingnya premature ejaculation.

Disebut ejakulasi dini dikarenakan pria tidak bisa mengontrol keluarnya sperma dalam waktu yang singkat, dengan kata lain, sperma keluar sebelum waktunya.

Sebelum terjadinya ejakulasi, normalnya terangsang terlebih dahulu.

Setelah terangsang, bisa menikmati, lalu terjadi ejakulasi.

Menurut survey, saat berhubungan normalnya sekitar 7-12 menit akan terjadi ejakulasi.

ilustrasi hormon testosteron
ilustrasi hormon testosteron (pixabay.com)

Baca juga: dr. Asih Sebut Melahirkan Bayi Berukuran Besar Rentan Mengalami Turun Peranakan

Sebelum 7 menit masih bisa mengontrol keluarnya sperma maka, masih tergolong aman.

Penyebab dari ejakulasi dini antara lain:

- Faktor psikologis

Merasa cemas, apakah bisa mamuaskan sang istri.

Selain itu bisa dikarenakan faktor menggebu-gebu dalam berhubungan seksual.

- Faktor hormonal

Bisa dikarenakan hormon testosteron yang kurang.

Tidak hanya itu, penyebab lainnya ialah neotransmiter.

Baca juga: Perlunya Mengetahui Faktor Resiko Turun Peranakan yang Disampaikan oleh dr. Asih Anggraeni, SP.OG

Neotransmiter adalah zat yang membantu dalam hal mengalirkan impuls-impuls saraf.

Jika mengalami gangguan pada neotransmiter, akan merasa belum nikmat.

Tetapi sudah ada impuls listrik yang menandakan terjadinya ejakulasi.

Hormon testosteron sangat berpengaruh terhadap ereksi, ejakulasi dan gairah.

Secara fisik, gangguan yang terjadi adalah gangguan saraf , gangguan neotransmiter, kecemasan, bahkan bisa dikarenakan faktor masalalu.

Mungkin pada masalalunya terbiasa berhubungan intim atau masturbasi terburu-buru.

Baca juga: Dr. drg. Munawir Beberkan Perawatan yang Bisa Mengatasi Kerusakan pada Gigi

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved