Breaking News:

Apa Saja yang Menyebabkan Seseorang Berhalusinasi? Berikut Penjelasan Psikolog

Sebagian orang mengalami halusinasi menyadari bahwa hal tersebut hanyalah anggapan palsu. Sebagian orang merasa percaya yang dialami adalah nyata.

jogja.tribunnews.com
Ilustrasi seorang wanita halusinasi 

TRIBUNHEALTH.COM - Meski halusinasi tidak tampak atau didengar oleh oranglain, penderita halusinasi merasakan sesuatu hal nyata.

Sebuah persepsi palsu tanpa adanya stimulus dari luar dikatakan sama dengan halusinasi.

Sebagian orang mengalami halusinasi menyadari bahwa hal tersebut hanyalah anggapan atau persepsi palsu.

Tetapi bagi sebagian orang benar-benar percaya bahwa apa yang mereka alami tersebut adalah nyata.

Umumnya halusinasi merupakan gejala dari kondisi kesehatan mental tertentu, misalnya psikosis.

Ilustrasi seorang wanita halusinasi
Ilustrasi seorang wanita halusinasi (jogja.tribunnews.com)

Baca juga: dr. Pringgodigdo: Gangguan pada Ginjal Bisa Menyebabkan Pembengkakan Pergelangan Kaki

Bahkan halusinasi juga sering dikaitkan dengan berbagai gangguan kesehatan mental lain.

Halusinasi merupakan gangguan persepsi yang membuat seseorang mendengar, merasa, mencium atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

Apa saja yang menjadi penyebab seseorang berhalusinasi?

Berikut adalah penjelasan Adib Setiawan, S.Pdi., M.Psi. (Psikolog di www.praktekpsikolog.com). Seorang psikolog keluarga dan pendidikan anak.

Kini dirinya telah memiliki sebuah yayasan yang bernama Praktek Psikolog Indonesia.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Kulit dengan Disiplin Mengatur Pola Makan Sehat

Saat ini yayasan yang Adib dirikan telah tersebar di berbagai wilayah.

Ia bertugas di Yayasan Praktek Psikolog Indonesia Cabang Tangsel.

Saat ini juga menjadi Koordinator untuk cabang Bintaro-Jaksel, Rawamangun-Jaktim, Pondok Aren-Tangsel, Cileungsi-Perbatasan Bogor Bekasi, Semarang, Makassar dan Surabaya.

Sebelum berpraktek di Yayasan Praktek Psikolog Indonesia, ia sempat praktek di Yayasan Cinta Harapan Indonesia selama kurang lebih 3 tahun.

Riwayat Pendidikan Adib Setiawan:

- S1 Psikolog UIN Jakarta 2001-2005

- S2 Profesi Psikolog Universitas Tarumanegara Jakarta 2007-2009

Baca juga: Apakah Celah pada Gigi Bisa Ditutup dengan Veneer? Simak Tanggapan drg. Ummi Kalsum

Pengabdian Masyarakat:

- Relawan medis di Rumah Sakit Dr. Suyoto Kementerian Pertahanan pada 2020 selama 2 bulan

- Relawan bencana alam di Selat Sunda bidang psikologi pada Desember 2018 - Januari 2019

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved