Breaking News:

dr. Haidar: Umumnya Pasien Akan Mengetahui Menderita Kanker setelah Memasuki Stadium Akhir

Terjadinya penyakit akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan menyebabkan jaringan tubuh normal menjadi rusak disebut dengan kanker.

lampung.tribunnews.com
ilustrasi pasien pengidap kanker stadium akhir 

TRIBUNHEALTH.COM - Kanker merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian, karena umumnya penyakit ini tidak menunjukkan gejala pada awal perkembangannya.

Sehingga baru bisa dideteksi dan bahkan bisa ditangani pengobatannya setelah stadium lanjut.

Kanker adalah sel yang tumbuh dan pada awalnya tidak dirasakan oleh pasien.

Setelah memasuki stadium akhir atau stadium lanjut, muncullah rasa nyeri, karena pembesaran sel kanker sudah mendesak organ-organ yang lain.

Saat itu barulah diketahui bahwa pasien mengalami kanker.

ilustrasi pasien pengidap kanker stadium akhir
ilustrasi pasien pengidap kanker stadium akhir (lampung.tribunnews.com)

Baca juga: Mengenal Fungsi Water Floss dan Cara Penggunaanya dari drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati

Ketika kanker diketahui setelah memasuki stadium akhir, maka deteksi dan pengobatan tergolong telat.

Sehingga pengobatan dilakukan ketika sudah memasuki stadium lanjut dan lebih sulit ditangani dibandingkan dengan stadium awal.

Pada dasarnya, kanker merupakan pertumbuhan sel yang abnormal dan terjadi terus menerus.

Adanya perubahan sel kanker awalnya bermula di dalam darah.

Proses ini sudah terjadi sangat lama dan dalam jangka 1 bulan atau 1 tahun tidak bisa terkena penyakit kanker.

Karena kanker tidak memiliki rasa nyeri, akan semakin banyak kanker yang muncul dan saat adanya infeksi maka akan terasa nyeri.

Baca juga: Apakah Tidur Siang Bisa Picu Insomnia? dr. Andreas Prasadja Beri Penjelasan Sebaliknya

Penyebaran kanker sangat cepat dikarenakan tanda awal tidak terdeteksi.

Sel kanker berada didalam darah, dan didalam sel tersebut terdapat frekuensi, bentuk sel yang sama ataupun adanya kerusakan.

Misalkan pada payudara, maka akan muncul benjolan pada payudara.

Jika kerusakan terjadi pada otak, maka akan muncul tumor atau benjolan
pada otak.

Benjolan akan muncul tergantung dengan letak kerusakan sel.

Secara analogis, kanker akan membuat rumah inang ditempat kerusakan sel.

Setelah kanker cukup di tempat kerusakan sel, dan berawal didalam darah maka sel kanker akan berpindah mendekati lokasi kerusakan sel.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV dalam acara Bincang Kita, bersama dengan dr. Haidar Zain dan dr. G Iranita Dyantika R. Dokter Klinik Utama & Laboratorium CMI. Rabu (14/7/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved