Breaking News:

Kanker Pankreas Dikenal sebagai Silent Disease, Kerap Tak Tunjukkan Gejala pada Tahap Awal

Kalaupun menunjukkan gejala, kanker pankreas terkadang sulit dibedakan dengan penyakit umum lainnya

Freepik.com
Ilustrasi menderita sakit di area perut karena kanker pankreas 

TRIBUNHEALTH.COM - Pusat Perawatan Kanker Amerika (CTCA) mencatat bahwa kanker pankreas menimbulkan tantangan khusus dan sering disebut sebagai 'silent disease', karena biasanya tidak menunjukkan tanda dan gejala yang jelas pada tahap awal.

Meskipun demikian, ada kemungkinan “tanda peringatan dini” seperti penyakit kuning atau penurunan berat badan secara tiba-tiba, dilansir TribunHealth.com dari Express, Sabtu (13/11/2021).

“Pergi ke dokter umum Anda jika Anda memiliki gejala kanker pankreas, Anda tidak tahu mengapa Anda memilikinya, dan mereka bertahan selama empat minggu atau lebih," kata Pancreatic Cancer UK .

"Jika Anda memiliki penyakit kuning, pergilah ke dokter Anda segera.”

Kanker pankreas dapat menyebabkan penyakit kuning dengan menghalangi saluran empedu.

Baca juga: Begini Penyebab Kram Perut saat Menstruasi, Simak Penjelasan dr. Henry Jerikho Maruli, Sp.OG

Baca juga: Mengenal Gejala Kanker Pankreas, Termasuk Penyakit Kuning dan Cepat Merasa Kelelahan

Ilustrasi gejala kanker pankreas
Ilustrasi gejala kanker pankreas (Pixabay)

Jika mengalami penyakit tersebut, dokter mungkin akan segera merujuk untuk CT scan.

Badan amal tersebut menjelaskan bahwa tanda-tanda penyakit kuning termasuk warna kuning pada kulit dan putih mata, urin gelap, kotoran pucat, dan kulit gatal.

“Pankreas memainkan peran penting dalam mencerna makanan dan mengontrol kadar gula darah Anda."

"Kanker pankreas dapat mempengaruhi ini, dan menyebabkan penurunan berat badan,” papar Pancreatic Cancer UK.

NHS mencatat bahwa tanda-tanda lain adalah kehilangan nafsu makan, merasa lelah atau tidak memiliki energi, suhu tinggi, atau menggigil.

Baca juga: Covid-19 Bisa Serang Pankreas, Penyintas Dapat Alami Diabetes karena Produksi Insulin Terganggu

Baca juga: Virus Corona Bisa Serang Pankreas, dr. Syahidatul Wafa, Sp.PD Sebut Produksi Insulin Jadi Terganggu

Ilustrasi mengalami perut kembung akibat masalah pankreas
Ilustrasi mengalami perut kembung akibat masalah pankreas (boots.com)

Gejala lain dapat mempengaruhi pencernaan, seperti mual, diare atau sembelit, atau perubahan lain pada kotoran saat BAB,.

Nyeri di bagian atas perut dan punggung dan gejala gangguan pencernaan seperti merasa kembung, juga bisa menjadi gejala.

“Kamu mungkin akan terbiasa dengan mereka. Tetapi penting untuk diperiksa oleh dokter umum jika gejala Anda berubah, memburuk, atau tidak terasa normal untuk Anda,” catatnya.

Banyak dari gejala-gejala ini sangat umum dan dapat disebabkan oleh banyak kondisi yang berbeda, tetapi ada baiknya untuk memeriksakannya karena jika disebabkan oleh kanker, menemukannya lebih awal akan membuatnya lebih dapat diobati.

“Beberapa orang menemui dokter umum mereka beberapa kali sebelum mendapatkan diagnosis," kata Pancreatic Cancer UK.

Baca juga: 3 Fakta dan Mitos Seputar Konsumsi Suplemen, Benarkah Vitamin Tak Boleh Diminum saat Perut Kosong?

Baca juga: dr. Tan Shot Yen Jelaskan Mengapa Perut Mudah Merasa Lapar, Jangan Langsung Ngemil

ilustrasi sakit di area perut karena gejala kanker pankreas
ilustrasi sakit di area perut karena gejala kanker pankreas (tribunnews.com)

"Jika Anda memiliki gejala yang tidak dapat dijelaskan yang berlangsung empat minggu atau lebih, kembalilah ke dokter umum Anda sampai Anda mendapatkan diagnosis yang pasti, atau rujukan untuk tes untuk mencari tahu apa penyebabnya."

CTCA mencatat bahwa meskipun kurang umum, diabetes yang berkembang mungkin merupakan tanda kanker pankreas, terutama pada pasien yang lebih tua dan memiliki diabetes yang datang tiba-tiba.

CTCA menambahkan: "Memiliki diabetes juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker pankreas."

Jika menderita diabetes tipe 2 atau telah menderita diabetes selama beberapa tahun, mungkin orang tersebut lebih berisiko daripada mereka yang menderita diabetes tipe 1, menurut American Cancer Society.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved