Breaking News:

Keluhan Kram pada Tangan saat Pagi dan Malam Hari Akibat Gejala Sindrom Karpal Tunnel

Sindrom karpal tunnel merupakan kondisi atau gejala yang membuat daerah telapak tangan terasa kesemutan, nyeri, mati rasa bahkan lemah.

pixabay.com
ilustrasi seseorang yang mengalami sindrom karpal tunnel 

TRIBUNHEALTH.COM - Sindrom karpal tunnel merupakan gejala tangan kram di daerah telapak tangan.

Gejala dari sindrom karpal tunnel adalah rasa kram di tangan terutama pada pagi hari dan malam hari.

Kram yang dialami menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari.

Jari telunjuk, ibu jari, dan jari tengah mengalami kram bagian telapak tangan.

Nyeri yang dirasa akan bertambah bila bekerja.

Adanya gejala tersebut karena terjadi jepitan saraf medianus pada pergelangan tangan.

ilustrasi seseorang yang mengalami sindrom karpal tunnel
ilustrasi seseorang yang mengalami sindrom karpal tunnel (pixabay.com)

Baca juga: Tak Asal Saja, Menyikat Gigi Memiliki Teknik yang Tepat. Berikut Ulasan drg. Anastasia

Sindrom karpal tunnel bisa terjadi pada pria dan wanita, tetapi umumnya wanita lebih sering mengalami hal ini.

Wanita lebih sering mengalami sindrom karpal tunnel karena pekerjaan sehari-hari sebagai ibu rumah tangga.

Sedangkan pada pria, sindrom karal tunnel lebih sering karena aktivitas seperti mengetik seharian.

Di dalam pergelangan tangan terdapat seperti terowongan yang sempit dan terlalu meningkatnya aktivitas akan membuat pergelangan membengkak.

Saraf medianus terletak pada terowongan di pergelangan tangan.

Baca juga: dr. Haidar Zain: Irama Jantung yang Tidak Normal Bisa Menyebabkan Seseorang Mengalami Henti Jantung

Trauma yang tepat langsung ke arah saraf atau patah di area pergelangan tangan juga bisa menyebabkan terjadinya sindrom karpal tunnel.

Sindrom karpal tunnel seringnya terjadi tanpa trauma.

Jika mengalami sindrom karpal tunnel, diharuskan untuk berkonsultasi dengan dokter pada bidangnya.

Banyak yang mengalami gejala sindrom karpal tunnel tetapi lebih memilih ke tukang urut dikarenakan kurangnya informasi.

Aktivitas sehari-hari yang banyak dan melibatkan pergerakan pergelangan tangan menjadi penyebab terjadinya sindrom karpal tunnel.

Baca juga: drg. Ngt. Anastasia Ririen: Gigi Penderita Diebetes Melitus Mudah Terlepas Sendiri, Ini Alasannya

Apabila mulai merasakan gejala-gejala sindrom karpal tunnel sangat diharuskan untuk langsung berkonsultasi dengan dokter.

Sindrom karpal tunnel yang masih awal bisa dilakukan konservatif dengan pemberian obat-obatan, dan pemasangan penahan tangan agar tidak bergerak dengan tujuan untuk mengistirahatkan pergelangan tangan.

Karpal tunnel yang sudah kronik, biasanya otot thenar pada tangan akan mengecil.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Timur, bersama dengan dr. Andi Dhedie P, Sp.OT (K-Hand). Seorang dokter spesialis bedah tulang cedera. Kamis (1/10/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved