Breaking News:

Benarkan Polip Termasuk Tumor Jinak? Berikut Penjelasan dr. Alvin Reinaldo, Sp.THT

Polip merupakan jaringan abnormal yang memiliki tangkai dan tumbuh di dalam tubuh. Polip berukuran kecil yang bentuknya mirip dengan jamur.

freepik.com
ilustrasi polip hidung 

TRIBUNHEALTH.COM - Polip merupakan jaringan yang tidak normal dan memiliki tangkai yang tumbuh pada saluran pernapasan atau sinus.

Polip berukuran kecil dan bertangkai yang bentuknya mirip dengan jamur.

Jaringan yang tidak normal ini bisa tumbuh dimana saja didalam tubuh manusia.

Polip bisa menyerang siapa saja, kebanyakan terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, dan jarang terjadi pada anak-anak.

Selain itu, polip lebih sering dialami oleh pria daripada wanita.

ilustrasi polip hidung
ilustrasi polip hidung (freepik.com)

Baca juga: Waspada, Gaya Hidup Tidak Sehat dan Penyakit Tertentu Dapat Menyebabkan Gangguan Kesuburan

Polip terbentuk ketika selaput membran mukosa hidung (selaput lendir) yang berasal dari saluran pernapasan dan sinus mengalami peradangan.

Polip seringkali disalah artikan sebagai tumor yang berbahaya.

Terdapat dua penyebab polip, yaitu alergi dan peradangan.

Alergi jika dibiarkan akan membentuk suatu kantong di dalam hidung.

Kantong berisi cairan putih seperti tumor tetapi bukan tumor.

Kantong tersebut akan terlihat, apabila sudah sampai pada depan hidung, akan menimbulkan sumbatan.

Baca juga: Mengurangi Permasalahan Gigi Selama Pandemi dengan Menjaga Kebersihan Rongga Mulut

Sumbatan ini jika sudah pada stadium tiga pasti menimbulkan keluhan.

Dilakukan pemeriksaan CT scan untuk mengetahui apakah tumor atau tidak dan dilihat sinuitisnya.

Penanganannya bisa diberikan obat-obatan atau dilakukan operasi.

Apabila setelah diperiksakan polipnya hanya stadium 2, biasanya di treatment sampai 2 minggu dengan obat-obatan steroid.

Setelah 2 minggu berkurang dilanjutkan pengobatannya, karena polip bisa menyebabkan sinusitis.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV, bersama dengan dr. Alvin Reinaldo, Sp.THT. Dokter spesialis THT. Kamis (15/10/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved