Breaking News:

Apa Itu Progressive Macular Hypomelanosis? Berikut Penjelasan dr. Dian Pratiwi Sp.KK.

Berikut ini simak penjelasan dr. Dian Pratiwi Sp.KK. mengenai kondisi Progressive Macular Hypomelanosis

bali.tribunnews.com
Ilustrasi konsultasi dokter-simak penjelasan dr. Dian Pratiwi Sp.KK. mengenai kondisi Progressive Macular Hypomelanosis. 

TRIBUNHEALTH.COM - Penyakit kulit memiliki beragam jenis.

Bahkan hingga kini, lebih dari 3000 diagnosis penyakit kulit telah ditentukan.

Namun demikian, banyaknya jenis penyakit kulit membuat masyarakat sulit mengindentifikasi masing-masing dari setiap penyakit kulit yang ada.

Baca juga: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Punggung, Dada dan Tangan dari dr. Dian Pratiwi Sp.KK

Salah satunya adalah penyakit kulit Progressive Macular Hypomelanosis (PMH).

Kira-kira seperti apa penyakit tersebut?

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, dr. Dian Pratiwi Sp.KK.
memberikan penjelasannya.

Ilustrasi wanita mengalami penyakit kulit
Ilustrasi wanita mengalami penyakit kulit (tribunnews.com)

Berdasarkan penuturannya, meski terdengar asing namun penyakit ini cukup umum ditemukan pada masyarakat.

Keluhan ini ditandai dengan munculnya bercak-bercak berwarna lebih muda daripada warna kulit yang sehat.

"Jadi agak putih tetapi tidak putih sekali. Namun agak lebih terang," ujar Dian.

Baca juga: Gatal Akibat Gigitan Nyamuk Bisa Jadi Tanda Penyakit Kulit, Simak Penjelasan dr. Dian Pratiwi, Sp.KK

Bercak tersebut biasanya timbul dengan ukuran yang kecil.

Namun lambat laun akan bertambah menjadi ukuran yang lebih besar dan saling menyatu dan jumlah yang banyak.

Ilustrasi bercak putih pada kulit
Ilustrasi bercak putih pada kulit (Tribun Jogja)

Dian juga menambahkan, bercak-bercak tersebut biasanya timbul pada beberapa area tubuh.

Seperti pada area dada, punggung, lengan, kaki.

Kendati demikian, hingga kini penyebab dari kondisi tersebut belum diketahui secara pasti.

Baca juga: Mengenal Beragam Penyebab Penyakit Kulit dari Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Dian Pratiwi

Namun biasanya dikaitkan dengan Cutibacterium acne.

"Nah itu disinyalir membuat kulit kita itu produksi pigmennya menjadi terganggu," sambung Dian.

Pengobatan

Lebih lanjut, pengobatan dari kondisi kulit ini adalah dengan memanfaatka beberapa pengobatan yang dianggap bisa mengurangi perkembangan bakteri tersebut.

Misalnya adalah lotion atau body spray yang mengandung Benzoil Peroxide.

Ilustrasi lotion
Ilustrasi lotion yang mengandung Benzoil Peroxide.(Freepik.com)

Selain itu juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan terapi sinar.

"Jadi dengan sinar NBUVB atau UVA itu juga bisa membantu," pungkas Dian.

Baca juga: Tidak Semua Penyakit Kulit Menular, Begini Penjelasan dr. Dian Pratiwi Sp.KK. 

Penjelasan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Dian Pratiwi Sp.KK. ini dikutip dari tayangan YouTube KompasTV, Sabtu (27/3/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved