Breaking News:

Kondisi Lidah yang Tidak Sehat Bisa Ditandai dengan Munculnya Bintil-bintil pada Permukaan Lidah

Tanpa disadari, lidah juga sangat penting untuk diperhatikan kesehatannya. Kondisi lidah yang tidak sehat akan menimbulkan efek negatif bagi kesehatan

pixabay.com
ilustrasi lidah yang sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Dibandingkan dengan gigi, lidah ialah organ tubuh kita yang sering terabaikan masalah kesehatannya.

Ketika menggunakan lidah terus menerus, tetapi terabaikan kesehatannya, maka kondisi tersebut bisa menimbulkan efek negatif.

Lidah yang sehat menandakan bahwa kondisi tubuh juga dalam keadaan sehat.

Cukup penting untuk memperhatikan kondisi kesehatan lidah kita.

Lidah ialah indera pengecap yang berfungsi mendukung aktivitas tubuh seperti mengecap, berbicara, dan menelan.

Lidah yang sehat pada umumnya ditandai dengan permukaan yang berwarna merah muda.

ilustrasi lidah yang sehat
ilustrasi lidah yang sehat (pixabay.com)

Baca juga: Begini Ciri-ciri Kulit Bermasalah Akibat Konsumsi Makanan, Simak Ulasan dr. Lusiyanti, M.Med, Sp.KK

Selain itu, lidah yang sehat ditandai dengan bintil-bintil yang disebut dengan Papillae.

Anatomi lidah memungkinkan terjadinya koloni mikroorganisme ketika kondisinya tidak bersih, atau tidak dibersihkan secara efektif.

Di dalam rongga mulut terdapat berbagai macam bakteri dan jamur yang sifatnya baik.

Bakteri dan jamur yang bersifat baik disebut dengan flora normal.

Pada kondisi tertentu, ketika terdapat faktor lokal seperti oral hygiene kebersihan mulut yang kurang tidak dibersihkan atau terdapat gigi yang berlubang, dan penumpukan karang gigi.

Baca juga: Apakah Senam Rahang Efektif Menjaga Kesehatan Rahang? Ini Kata drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Maka kondisi kebersihan rongga mulut tidak stabil dan terganggu keseimbangan lingkungannya.

Akhirnya flora normal bisa berubah menjadi mikroorganisme yang patogen.

Patogen artinya bisa menyebabkan suatu penyakit atau kelainan.

Pada kondisi seperti ini, bakteri bisa menghasilkan VSC (Volatil Sulfur Compound).

VSC adalah toksin bakteri yang menyebabkan adanya bau mulut.

Apabila dari mikroorganisme jamur, pada kondisi patogen dan oral hygiene buruk, laju alir saliva rendah akhirnya sarang jamur bisa terbentuk sepertti selimut bludru diatas lidah.

Baca juga: Begini Ciri-ciri Kulit Bermasalah Akibat Konsumsi Makanan, Simak Ulasan dr. Lusiyanti, M.Med, Sp.KK

Jamur bisa terbentuk koting berwarna putih.

Sehingga menimbulkan bau muut dan pengecapan yang berkurang.

Apabila mengalami kondisi tersebut, harus segera diperiksakan ke dokter.

Jika bau mulut yang disebabkan oleh jamur maka nama penyakitnya ialah Kandidiasis yang disebabkan oleh jamur Kandida.

Ini dikutip dari channel YouTube Tribun Health, dan disampaikan oleh drg. Angela Putri Bunga S. Seorang dokter gigi. Jumat (30/4/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved