Breaking News:

dr. Aris Menyampaikan jika Benang Jahitan Tidak Dapat Diserap Harus Segera Diatasi

Jenis benang yang digunakan untuk operasi terdapat 2, yakni benang absorbable, dan benang non-absorbable. jenis benang digunakan berdasarkan operasi.

freepik.com
ilustrasi benang yang digunakan untuk operasi 

TRIBUNHEALTH.COM - Benang yang digunakan untuk operasi terdapat 2 jenis, yakni benang absorbable, dan benang non-absorbable.

Benang absorbable adalah benang yang dapat diserap atau dihidrolisis oleh tubuh.

Benang non-absorbable adalah yang tidak dapat diserap.

Pada umumnya, jika luka operasi tersebut adalah operasi yang bersih misalnya, operasi pengangkatan tumor di daerah tangan, atau tumor didaerah payudara maka akan menggunakan benang-benang yang dapat diserap atau dihidrolisis oleh tubuh.

Sehingga kosmetiknya akan tercapai apalagi pada daerah wajah.

Tetapi jika jenis luka operasi kotor, misal operasi daerah perut karena usus bocor dan isi usus mengotori daerah perut.

ilustrasi benang yang digunakan untuk operasi
ilustrasi benang yang digunakan untuk operasi (freepik.com)

Baca juga: Memiliki Kebiasaan Mudah Tertawa, Apakah Bisa Memicu Alami Dislokasi Rahang? Ini Kata drg. Anastasia

Selain contoh tersebut, terdapat contoh lain operasi luka kotor yakni pasien yang jatuh dan terluka pada daerah dahi karena terkena aspal.

Mungkin dokter akan menggunakan benang yang digunakan untuk menjahit area luar, berwarna biru, dan berukuran kecil.

Ukuran benang tersebut akan disesuaikan dengan lokasi luka.

Apabila luka pada wajah maka dokter akan menggunakan ukuran benang yang lebih kecil.

Luka didaerah perut dokter menggunakan benang yang berukuran lebih besar dengan resiko bekas jahitan akan terlihat.

Jika benang jahitan timbul dan luka tersebut sembuh, ungkin menggunakan benang yang diserap namun terdapat daerah yang timbul sedikit pada luka.

Baca juga: drg. Citra, MMRS Sarankan untuk Melakukan Pemasangan Gigi Palsu di Dokter Gigi Bukan di Ahli Gigi

Daerah yang timbul sedikit pada luka adalah ujung benang sisa atau ujung benang yang digunakan sebagai jangkar untuk memulai jahitan.

Apabila benang jahitan tersebut timbul dan cukup mengganggu maka bisa dikonsultasikan dengan dokter yang menangani jahitan sebelumnya.

Benang jahitan yang timbul sebenarnya tidak memiliki masalah dalam kesehatan, namun sedikit mengganggu dan untuk estetika benang tersebut sedikit menonjol.

Kecuali benang jahitan tersebut masih ada diluar dan operasi sudah lebih dari 21 hari tetapi belum dicabut.

Oleh karena itu, benang yang tidak dapat diserap harus segera diatasi.

Benang bekas luka jahitan yang timbul sebenarnya tidak memiliki implikasi medis tetapi lebih kepada kenyamanan pasien.

Selama luka menutup dengan baik dan tidak ada cairan ataupun darah yang keluar dari luka, maka biarkan saja apabila benang timbulnya pada tepi jahitan.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV, bersama dengan dr. Aris Ramdani Sp.B. Dokter spesialis bedah RS Universitas Indonesia. Rabu (4/8/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved