Breaking News:

Tak Boleh Sembarangan, Begini Aturan Makan Ketika Sahur dan Berbuka Puasa Bagi Penderita Maag

Maag adalah penyakit atau gangguan pada pencernaan. Seseorang yang mengidap maag harus berhati-hati memilih makanan saat berbuka puasa dan sahur.

pixabay.com
ilustrasi aturan makan penderita maag saat puasa 

TRIBUNHEALTH.COM - Bagi seseorang yang mengidap maag, ketika menjalankan puasa bisa dikatakan menjadi tantangan tersendiri.

Pasalnya, mereka harus sangat berhati-hati dalam memilih makanan untuk berbuka puasa dan untuk sahur jika tidak menginginkan gejala maag kambuh sehingga mengganggu puasa.

Pantangan ini bertujuan untuk mencegah maag kambuh selama puasa.

Sebenarnya, makanan saat berbuka puasa yang aman bagi penderita maag sama saja seperti hari-hari biasa.

Seseorang yang menderita sakit maag harus memperhatikan dan tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang berbahan cokelat, keju, lemak, asam-asam, makanan pedas, dan gorengan.

ilustrasi aturan makan penderita maag saat puasa
ilustrasi aturan makan penderita maag saat puasa (pixabay.com)

Baca juga: drg. Anastasia Menyampaikan Bahwa Obat Kumur Tidak Boleh Digunakan Terlalu Sering

Oleh karena itu harus pandai dalam mengatur makanan yang dikonsumsi.

Saat sahur, lebih baik mengonsumsi makanan yang mudah dicerna.

Makanan yang mudah dicerna seperti makanan yang direbus, jangan terlalu banyak gula.

Beberapa makanan yang terlalu banyak gula tidak disarankan untuk dikonsumsi saat sahur.

Kopi juga tidak boleh dikonsumsi saat sahur, karena kopi dapat merangsang asam lambung.

Selain itu kopi juga bisa merangsang diuresis atau volume kencing yang berlebihan.

Baca juga: Mengapa Gigi Nyeri Disertai Pusing? Begini Penjelasan Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP

Selama 14 jam tidak ada makanan yang masuk kedalam tubuh, oleh karena itu pilihan pertama saat berbuka puasa yaitu minum air putih atau teh manis.

Selain minum air putih atau teh, bisa menambahkan kurma atau makanan kecil.

Kemudian minum lagi ketika menjelang sholat magrib.

Setelah sholat magrib, barulah menginsumsi makanan.

Meskipun merasa sangat lapar, tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan terlalu banyak atau istilah lainnya balas dendam.

Kita harus mengatur porsi yang dikonsumsi dan tidak boleh terlalu banyak.

Baca juga: Lidah Gatal pasca Konsumsi Makanan, Benarkah Tanda Penyakit? Ini Kata drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Karena lambung berbentuk seperti kantong dan bisa emngembang secara tiba-tiba.

Jika lambung mengembang secara tiba-tiba, bisa menyebabkan masalah seperti mual, kembung, dan begah.

Hal ini perlu diperhatikan oleh masyarakat agar lambung tetap sehat saat berpuasa.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH. Selasa (13/4/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved