Breaking News:

Patah Tulang Dikaitkan dengan Kerapuhan, Studi Terbaru: Berisiko Terjadi Lagi di Masa Mendatang

Sebuah penelitian menunjukkan seseorang yang pernah mengalami patah tulang berisiko mendapatkan masalah yang sama di masa mendatang

Freepik
Ilustrasi masalah pada tulang 

TRIBUNHEALTH.COM - Orang yang pernah mengalami patah tulang disebut memiliki peluang untuk mengalami hal serupa di masa mendatang.

Pasalnya, patah tulang dikaitkan dengan lemahnya kondisi tulang.

Terlebih lagi jika patah tulang disebabkan oleh trauma yang minimal dan sepele, misalnya saja jatuh dari tangga atau tersandung, diberitakan TribunHealth.com dari CNA, Minggu (3/120/2021).

Selama ini tulang rapuh hanya diperhitungkan ketika patah tulang terjadi karena hal sepele.

Misalnya saja jatuh dari tangga atau tersandung.

Namun, kini para profesional menganggap patah tulang baik karena sebab yang sepele maupun serius, bisa terkait dengan kondisi tulang yang tak prima.

Baca juga: Kenali Manfaat Vitamin D serta Dampaknya jika Kekurangan, Bisa Picu Nyeri Sendi dan Tulang

Baca juga: CPR yang Dilakukan oleh Orang Awam Bisa Menyebabkan Patah Tulang Rusuk? Begini Penjelasan dr. Siswo

ilustrasi kesehatan tulang
ilustrasi kesehatan tulang (tribunnews.com)

Karenanya, kondisi ini bisa terjadi lagi pada kemudian hari.

Tidak peduli bagaimana kecelakaan itu terjadi, bukti saat ini menunjukkan, ketika orang yang lebih tua mengalami patah tulang, evaluasi lebih lanjut terhadap kesehatan tulang orang tersebut diperlukan.

Evaluasi menjadi bagian integral dari perawatan yang dia jalani.

Hal itu diungkap oleh Dr Anne Schafer dan Dr Dolores Shoback dari San Francisco Veterans Affairs Health Care System, dalam sebuah komentar di Jama INternal Medicine pada Juni 2021.

Mereka melakukan studi terhadap kejadian patah tulang berikutnya di antara 7.142 wanita pascamenopause.

Banyak di antara mereka yang berusia 50-an dan 60-an.

ilustrasi tulang belakang
ilustrasi tulang belakang (kompas.com)

Baca juga: Terapi Chiropractic Bisa Atasi Nyeri Tulang Belakang, Termasuk Sakit Punggung Selama Kehamilan

Baca juga: Karang Gigi yang Diabaikan Dapat Mengiritasi Sampai Ke Tulang, Begini Penjelasan drg. Arifah Hariadi

Di antara wanita yang mengalami patah tulang awal dari trauma minimal, yang dianggap sebagai ciri khas tulang yang melemah, risiko mereka mengalami patah tulang lagi meningkat sebesar 52 persen.

Di antara wanita yang patah tulang pertamanya setelah kecelakaan traumatis, seperti jatuh dari tangga, risiko patah tulang kedua adalah 25 persen lebih besar daripada yang diperkirakan berdasarkan wanita yang tidak mengalami patah tulang awal.

Penulis penelitian menyimpulkan dari analisis statistik mereka bahwa "fraktur awal non-trauma dan traumatis" "sama terkait dengan risiko patah tulang berikutnya".

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved