Breaking News:

Apa yang Menyebabkan Batuk Tak Kunjung Sembuh? Ini Kata dr. Muhammad Fiarry Fikaris

Berikut ini simak penjelasan dr. Muhammad Fiarry Fikaris mengenai penyebab batuk tak kunjung sembuh

kompas.com
Ilustrasi batuk-simak penjelasan dr. Muhammad Fiarry Fikaris mengenai penyebab batuk tak kunjung sembuh 

TRIBUNHEALTH.COM - Batuk adalah tanda umum ketika seseorang mengalami masalah pada kesehatan.

Meski terlihat gejala yang ringan, namun seringkali peneymbuhan batuk membutuhkan waktu yang cukup lama.

Kondisi ini umum dirasakan oleh sebagian orang.

Lantas mengapa hal demikian bisa terjadi?

Baca juga: Apakah Nyeri Dada Pasti Menderita Penyakit Jantung? Ini Jawaban dr. Muhammad Fiarry Fikaris

Berikut ini simak tanggapan dr. Muhammad Fiarry Fikaris.

Muhammad Fiarry Fikaris atau biasa dipanggil dengan dokter Fiki lahir di Jakarta pada 16 November 1995.

Saat ini, ia sedang menjalankan praktek sebagai dokter umum di Rumah Sakit (RS) Insan Permata.

Rumah sakit ini berlokasi di jalan Bhayangkara 1, No. 68 Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Dokter Muhammad Fiarry Fikaris
Dokter Muhammad Fiarry Fikaris (Dok. pribadi dari Dokter Muhammad Fiarry Fikaris untuk Tribunhealth.com)

Sebelum menjalankan praktek di RS Insan Permata, dirinya telah menjalankan praktik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Arang Boyolali, Jawa Tengah.

Rumah sakit ini merupakan tempat praktik pertama dirinya, setelah lulus dari menyelesaikan studi di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta.

Baca juga: Profil Dokter Muhammad Fiarry Fikaris, Dokter Umum RS Insan Permata Tangerang Selatan

Tanya:

Selamat siang dokter.

Mohon izin bertanya dok.

Apa yang menyebabkan seseorang pasca sakit batuk penyembuhannya lama?

ilustrasi batuk
ilustrasi batuk (grid.ID)

Terimakasi.

Kade, Solo.

dr. Muhammad Fiarry Fikaris Menjawab:

Baca juga: Penyakit Apa Saja yang Bisa Sebabkan Nyeri Dada? Berikut Simak Jawaban dr. Muhammad Fiarry Fikaris

Itu biasanya faktornya bermacam-macam.

Jadi yang pertama tentu dari kekebalan tubuhnya sendiri.

Apakah dia bisa cepat untuk menyembuhkan kembali jaringan-jaringan yang rusak akibat infeksi.

Ilustrasi batuk
Ilustrasi batuk (jogja.tribunnews.com)

Selain itu ada faktor-faktor lain, apakah dia punya alergi, dia merokok, itu mempengaruhi penyembuhan batuknya.

Jadi kalau secara umum dia hidupnya sehat, dan juga masih usia produktif, itu biasanya lebih cepat penyembuhannya.

Bila dibandingkan anak-anak maupun lansia.

Baca juga: Pemeriksaan Apa Saja untuk Mendeteksi Penyakit Jantung? Ini Jawaban dr. Muhammad Fiarry Fikaris 

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved