Breaking News:

Mengenal Berbagai Faktor Risiko Hipertensi, Bisa Disebabkan Kondisi Medis dan Gaya Hidup

Berbagai gaya hidup yang buruk bisa membuat seseorang rawan terkena hipertensi

Freepik
Ilustrasi penderita hipertensi 

TRIBUNHEALTH.COM - Tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang lazim ditemukan.

Dalam kebanyakan kasus, tak jelas secara pasti apa yang menyebabkan hal tersebut.

Namun, sejumlah hal diketahui bisa meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi.

Diberitakan TribunHealth.com dari laman resmi National Health Service (NHS) Inggris, berikut ini adalah beberapa di antaranya.

Baca juga: Jantung Koroner Jadi Penyebab Umum Serangan Jantung, Makin Berisiko pada Penderita Hipertensi

Baca juga: Penyebab Pasti Aneurisma Tak Diketahui Pasti, Rokok dan Hipertensi Jadi Faktor Risiko

ilustrasi hipertensi
ilustrasi hipertensi (health.kompas.com)
  • Kelebihan berat badan
  • Makan terlalu banyak garam dan tidak cukup makan buah dan sayuran
  • Tidak cukup berolahraga
  • Minum terlalu banyak alkohol atau kopi (atau minuman berbasis kafein lainnya)
  • Merokok
  • Tak banyak tidur atau tidurnya terganggu
  • Lebih dari 65 tahun
  • Memiliki kerabat dengan tekanan darah tinggi
  • Tinggal di daerah tertinggal

Berbagai faktor risiko tersebut berasal dari gaya hidup.

Karenanya, mengubah gaya hidup bisa saja berdampak positif bagi kondisi kesehatan.

Namun, hipertensi juga bisa disebabkan oleh hal lain, termasuk kondisi medis.

Ilustrasi penderita hipertensi
Ilustrasi penderita hipertensi (Freepik)

Baca juga: dr. Mustopa, Sp.PD Sebutkan Beberapa Makanan yang Dapat Membantu Penderita Hipertensi

Baca juga: dr. Mustopa, Sp.PD Tegaskan Hampir Seluruh Organ Tubuh Bisa Terjadi Komplikasi Akibat Hipertensi

Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Penyakit ginjal
  • Diabetes
  • Infeksi ginjal jangka panjang
  • Apnea tidur obstruktif – di mana dinding tenggorokan rileks dan menyempit saat tidur, mengganggu pernapasan normal
  • Glomerulonefritis – kerusakan pada filter kecil di dalam ginjal
  • Penyempitan arteri yang memasok ginjal
  • Masalah hormon – seperti tiroid yang kurang aktif, tiroid yang terlalu aktif, sindrom Cushing, akromegali, peningkatan kadar hormon aldosteron (hiperaldosteronisme), dan feokromositoma
  • Lupus – suatu kondisi di mana sistem kekebalan menyerang bagian tubuh, seperti kulit, sendi, dan organ
  • Skleroderma – suatu kondisi yang menyebabkan kulit menebal, dan terkadang masalah dengan organ dan pembuluh darah.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved