Breaking News:

PPOK pada Perokok Aktif Memiliki Dampak Rasa Sesak Terus Menerus

Merokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan, terutama pada saluran pernafasan. Perokok yang mengalami PPOK akan sangat mempengaruhi kesehatan pernafasa

freepik.com
ilustrasi penderita paru-paru obstruktif kronik 

TRIBUNHEALTH.COM - Penyakit paru obstruktif kronis atau biasa disebut dengan PPOK merupakan peradangan yang terjadi pada paru-paru dan berkembang dalam jangka panjang.

PPOK biasanya ditandai dengan keadaan sulit bernapas, mengalami mengi (bengek) dan bahkan batuk berdahak.

Pada penderita PPOK yang mengalami kambuh dan telah selesai serangan masih tetap sedikit sesak.

Berbeda dengan penderita asma yang setelah kambuh dan diobati maka akan seperti normal kembali.

ilustrasi penderita paru-paru obstruktif kronik
ilustrasi penderita paru-paru obstruktif kronik (freepik.com)

Baca juga: Berapa Lama Ketahanan Gigi Palsu yang Sering Digunakan? Berikut Penjelasan Dokter

PPOK sering menyerang perokok, dan sering berjalannya waktu penyakit ini akan semakin memburuk bahkan beresiko mengakibatkan penyakit jantung hingga kanker paru-paru.

Pada penyakit PPOK terdapat jenis pemeriksaan spirometri atau pemeriksaan kapasitas paru-paru.

Penderita asma jika tidak dalam serangan, kapasitas paru tergolong normal kecuali dalam serangan maka kapasitas paru akan menurun.

Tetapi pada penderita PPOK perokok, karena asap rokok, gangguan pada saluran napas, iritasi, dan sebagainya maka kapasitas paru atau spirometri menurun.

Tidak bisa normal seperti penderita asma, yang bisa normal kembali.

Baca juga: dr. Saptorini Menyampaikan Beberapa Penyebab Sakit Gigi dan Cara Mengatasinya

Berbeda dengan PPOK, masih merasa sesak meskipun sudah diobati dan sesak akan berkurang.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved