Breaking News:

dr. Hemastia Manuhara Sebut Radang Tenggorokan Bisa Dipicu Makanan, Boleh Dikonsumsi Asal Wajar

dr. Hemastia Manuhara Harba'i menyebut radang tenggorokan bisa memicu masalah pada organ lain

health.kompas.com
Ilustrasi radang tenggorokkan 

TRIBUNHEALTH.COM - Radang tenggorokan merupakan peradangan yang menyebabkan rasa tak nyaman di area tersebut.

Kondisi ini bisa dipicu oleh beberapa makanan.

Namun terkait hal ini, Dokter Spesialis THT-Kepala dan Leher, dr. Hemastia Manuhara Harba'i, mengatakan tak berarti makanan tersebut sepenuhnya buruk.

Menurutnya, hal ini hanya soal seberapa banyak makanan yang dikonsumsi.

Selama dimakan dalam jumlah wajar, maka tak akan ada masalah yang muncul.

Lalu makanan apa saja yang bisa memicu radang tenggorokan?

Baca juga: Waspada Makanan Bertekstur Kering dan Keras Menjadi Penyebab Sakit Tenggorokan

Baca juga: Dokter Sebut Kekurangan Cairan Saat Puasa Menjadi Penyebab Nyeri pada Tenggorok

ilustrasi nyeri tenggorok
ilustrasi nyeri tenggorok (tribunnews.com)

Diberitakan TribunHealth.com dari Ayo Sehat Kompas TV, berikut ini adalah rinciannya.

  • Makanan dengan rasa asam
  • Makanan bertekstur kering atau keras
  • Susu
  • Makanan berminyak
  • Makanan yang mengandung kafein
  • Makanan mengandung alkohol

Selain makanan, adang tenggorokan juga bisa disebabkan adanya alergi atau infeksi di daerah tersebut.

Baca juga: Mitos atau Fakta Penderita Radang Tenggorokan Tidak Boleh Konsumsi Vitamin C? Ini Jawaban Dokter

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Beda Sakit Tenggorokan Biasa dengan Gejala Covid-19, Simak Ulasan Dokter Berikut

ilustrasi nyeri pada tenggorokan
ilustrasi nyeri pada tenggorokan (Kompas.com)

Radang tenggorokan pun bisa disebabkan penyakit lambung.

Hal ini mengakibatkan zat asam naik hingga mencapai kerongkongan.

Meski terlihat sepele, radang tenggorokan bisa memicu masalah pada organ lain.

"Misalnya dari tenggorok naik ke atas, jadinya flu. Atau flu ke tenggorok, juga bisa," contoh dr. Hemastia Manuhara Harba'i, Sp.THT-KL dikutip TribunHealth.com.

"Atau bisa lagi dari sakit tenggorok ke sakit telinga, bisa."

"Atau ke bawah juga lebih sering, ke area lambung atau ke area pernapasan. Jadi sesak pernapasan," contohnya lagi.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved