Breaking News:

dr. Eleonora Mitaning C, M.Gizi, Sp.GK Sebut Tubuh Membutuhkan Lemak Jenuh dan Lemak Tidak Jenuh

Menurut dr. Eleonora Mitaning Christy, M.Gizi, Sp.GK lemak jenuh dan lemak tidak jenuh dapat diperoleh dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari

grid.id
ilustrasi kebutuhan lemak pada tubuh yang dapat diperoleh dari makanan 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Eleonora Mitaning C, M.Gizi, Sp.GK sebut bahwa saat diet maupun tidak sedang diet tubuh semua orang membutuhkan lemak.

Lemak sendiri terbagi menjadi dua, yatu lemak jenuh dan lemak yang tidak jenuh.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Eleonora Mitaning Christy, M.Gizi, Sp.GK memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribun Jatim Official.

Dalam penjelasan tersebut dr. Eleonora Mitaning Christy, M.Gizi, Sp.GK menjelaskan lemak jenuh dan lemak tidak jenuh dapat diperoleh dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Lemak jenuh dapat diperoleh dari jenis makanan seperti kulit ayam, daging berlemak, dan juga dapat diperoleh dari minyak goreng.

"Lemak jenuh biasanya terdapat di makanan yang enak-enak," terang dr. Eleonora.

"Tubuh kita butuh lemak jenuh tapi tidak banyak-banyak."

Baca juga: Pentingnya Mengatur Jadwal Makan saat Diet, Berikut Ulasan dr. Eleonora Mitaning C, M.Gizi, Sp.GK

Ilustrasi makanan digoreng mengandung lemak jenuh
Ilustrasi makanan digoreng mengandung lemak jenuh (Pixabay)

"Jadi ketika kita diet, kita juga harus memperhitungkan lemak jenuhnya. Lemak jenuh harus berapa dan boleh diperoleh dari apa saja," lanjutnya.

Selain lemak jenuh, tubuh juga memerlukan lemak yang tidak jenuh.

Lemak tidak jenuh dapat diperoleh dari omega 3 dan juga omega 9.

2 dari 2 halaman

Omega 3 terdapat makanan laut, seperti ikan-ikan laut.

Sedangkan untuk omega 9 dapat diperoleh dari buah alpukat dan juga dari olive oil.

"Lemak tidak jenuh juga dimasukkan ke dalam asupan diet, jadi lemak jenuhnya juga harus tetap ada," jelas dr. Eleonora.

Baca juga: Benarkan Snacking Bisa Membuat Diet Gagal? Simak Ulasan dr. Eleonora Mitaning C, M.Gizi, Sp.GK

Ilustrasi makanan yang mengandung lemak tidak jenuh
Ilustrasi makanan yang mengandung lemak tidak jenuh (Tribunnews.com)

Menurut dr. Eleonora, tubuh kita lebih banyak membutuhkan lemak tidak jenuh dibandingkan lemak jenuh.

Lemak jenuh dan lemak tidak jenuh tersebut memiliki manfaatnya masing-masing.

Namun kebanyakan orang-orang mengkonsumsi lemak jenuh terlalu banyak, karena lemak jenuh terdapat di makanan yang enak.

Sehingga banyak orang yang melupakan kebutuhan lemak tidak jenuh yang seharusnya juga dikonsumsi.

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Eleonora Mitaning Christy, M.Gizi, Sp.GK dalam tayangan YouTube Tribun Jatim Official pada 15 Maret 2021.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/Irma)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved