Breaking News:

Kinerja Ginjal Terpengaruh dengan Kadar Kolesterol yang Berlebihan? Berikut Ulasan dr. Tan Shot Yen

Kolesterol merupakan lemak pada tubuh manusia yang sangat berguna. Namun kolesterol yang berlebihan memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

freepik.com
ilustrasi ginjal 

TRIBUNHEALTH.COM - Kolesterol akan merugikan apabila jumlahnya berlebihan.

Sementara dalam jumlah cukup, kolesterol akan membantu berbagai fungsi di tubuh agar berjalan dengan baik.

Kolesterol adalah bagian dari lemak tubuh manusia yang sangat berguna sekali untuk tubuh.

Kolesterol tidak sama dengan lemak jenuh, kolesterol sama dengan trigliserida.

Terutama kolesterol pada manusia dibuat oleh hati atau liver, dan 80% kolesterol manusia diproduksi oleh diri sendiri.

ilustrasi ginjal
ilustrasi ginjal (freepik.com)

Baca juga: Menurut dr. G. Iranita Dyantika R. Formula dr. Ibnu Sina Mampu Merevitalisasi Kembali Fungsi Ginjal

Yang menjadi masalah adalah, tubuh manusia memiliki kolesterol tetapi tidak tau cara menggunakan kolesterol dengan baik.

Kolesterol merupakan suatu komponen tubuh yang bisa membuat tubuh menjadi berfungsi.

Perlu diketahui bahwa kolesterol merupakan bagian dari dinding sel.

Apabila diperhatikan, sel-sel tubuh manusia memiliki dinding yang fleksibel dan memiliki matriks yang rata juga rapi adalah karena kerja dari kolesterol.

Harus dipahami bahwa kolesterol akan mempengaruhi dinding pembuluh darah.

Prinsipnya ialah terjadinya plak, iflamasi atau peradangan pada pembuluh darah adalah hal yang ditakutkan.

Karena kolesterol dapat merubah struktur pembuluh darah.

Baca juga: Benarkan Snacking Bisa Membuat Diet Gagal? Simak Ulasan dr. Eleonora Mitaning C, M.Gizi, Sp.GK

Perlu diingat, ginjal berfungsi untuk menyaring darah dan menjadi urine.

Pembuluh darah bertugas menyaring darah dan menjadikannya urine.

Oleh karena itu sebabnya, jika kolesterol tinggi, permasalahan pengentalan darah, hipertensi, dan diabetes begitu pembuluh darah bermasalah maka ginjal juga akan mengalami masalah.

Karena ginjal memiliki pembuluh darah yang lebih halus daripada rambut.

Jika pembuluh darah halus yang memiliki sifat menyaring saringannya selektif, kemudian rusak oleh sebab itulah mengapa ginjal juga mengalami kerusakan.

Menjaga ginjal agar tetap baik dengan cara menjaga pembuluh darah.

Konsumsi makanan yang sesuai dan sehat untuk tubuh.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum. Seorang dokter, filsuf, ahli gizi komunitas. Kamis (12/11/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved