Breaking News:

Cara Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Atasi Trauma Anak Berkunjung ke Dokter Gigi

Berikut ini simak penjelasan Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen dalam mengatasi trauma anak berkunjung ke dokter gigi

kompas.com
ilustrasi anak melakukan perawatan ke dokter gigi-simak penjelasan Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen dalam mengatasi trauma anak berkunjung ke dokter gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Tak sedikit anak-anak takut berkunjung ke dokter gigi karena mengalami trauma.

Kondisi trauma tersebut bisa terjadi karena berbagai sebab.

Salah satunya seperti salah penanganan yang diberikan oleh dokter gigi sewaktu dahulu, sehingga menimbulkan bekas trauma yang cukup mendalam pada sang anak.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Braket pada Behel Lepas? Ini Jawaban Dr. drg. Eddy Heriyanto Habar, Sp. Ort(K)

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan Youtube Tribunnews, Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen memberikan tips dalam mengatasi trauma berkunjung ke dokter gigi yang dialami oleh anak.

Di antaranya:

1. Tidak memaksa kehendak sang anak

ilustrasi anak yang sedang memeriksakan gigi ke dokter
ilustrasi anak yang sedang memeriksakan gigi ke dokter (kompas.com)

Anastia menganjurkan untuk tidak memaksa kehendak sang anak untuk berkunjung ke dokter gigi.

Terkecuali pada kasus-kasus darurat.

Baca juga: Cegah Katarak dengan Konsumsi Makanan Ini, Simak Kata dr. Ahmad Ashraf Amalius, MPH, Sp.M(K)

"Kalau bukan kasus darurat, tolong hargai anak."

"Sabarlah menunggu, hingga si kecil berani dan berkehendak sendiri untuk mau datang ke dokter," papar Anastasia.

2.Mengajak anak untuk berkenalan dengan dokter gigi

ilustrasi penanganan dokter gigi saat pandemi
ilustrasi penanganan dokter gigi (Kompas.com)

Selanjutnya, bila sang anak sudah berani diajak untuk berkunjung ke dokter gigi, maka anak sebaiknya diajak untuk berkenalan dengan sang dokter gigi yang akan menangani.

Cara ini dianggap mampu membuat anak bisa lebih percaya kepada sang dokter.

Selain itu juga membuat anak menjadi berani apabila diberikan penanganan oleh dokter gigi tersebut.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Braket pada Behel Lepas? Ini Jawaban Dr. drg. Eddy Heriyanto Habar, Sp. Ort(K)

3. Mengajak anak untuk berkenalan dengan alat-alat kedokteran gigi

Ilustrasi dokter gigi
Ilustrasi dokter gigi (Pexels.com)

Dengan memahami alat-alat kedokteran gigi, maka bisa membuat anak mau diperiksa oleh dokter gigi.

Selain itu diharapkan, anak juga mau mendengarkan penjelasan dari dokter gigi terhadap masalah gigi yang dialami oleh sang anak.

Dari tahapan-tahapan di atas, maka tindakan perawatan gigi bisa dimulai diberikan kepada sang anak.

Baca juga: Tak Perlu Pakai Alat Bantu Dengar saat Memakai Headphone, Ini Penjelasan dr. Ibrahim Irsan Nasution

Penjelasan Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen ini dikutip dari tayangan YouTube Tribunnews, 6 November 2020.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved