Breaking News:

Kenali Tanda-tanda Kanker, Simak Ulasan dr. Haidar Zain dan dr. G Iranita

Umumnya kanker tidak menunjukkan gejala awal perkembangannya, sehingga kanker tidak dapat dideteksi. Kanker baru bisa dideteksi setelah stadium lanjut

solo.tribunnews.com
Ilustrasi penyakit kanker ganas 

TRIBUNHEALTH.COM - Kanker merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian, karena umumnya penyakit ini tidak menunjukkan gejala pada awal perkembangannya.

Sehingga baru bisa dideteksi dan bahkan bisa bitangani pengobatannya setelah stadium lanjut.

Kanker adalah sel yang tumbuh dan pada awalnya tidak dirasakan oleh pasien.

Setelah memasuki stadium akhir atau stadium lanjut, muncullah rasa neri, pembesaran sel kanker sudah mendesakorgan-organ yang lain.

Saat itu barulah diketahui bahwa pasien mengalami kanker.

Ketika kanker diketahui setelah memasuki stadium akhir, maka deteksi dan pengobatan tergolong telat.

Ilustrasi penyakit kanker ganas
Ilustrasi penyakit kanker ganas (solo.tribunnews.com)

Baca juga: dr. Edward Pandu Sebut Pasien yang Terinfeksi COVID-19 Akan Mengalami Kerusakkan Paru Hingga 3 Bulan

Sehingga pengobatan dilakukan ketika sudah memasuki stadium lanjut dan lebih sulit ditangani dibandingkan dengan stadium awal.

Pada dasarnya, kanker merupakan pertumbuhan sel yang abnormal dan terjadi terus menerus.

Adanya perubahan sel kanker awalnya bermula didalam darah.

Proses ini sudah terjadi sangat lama dan dalam jangka 1 bulan atau 1 tahun tidak bisa terkena penyakit kanker.

Karena kanker tidak memiliki rasa nyeri, akan semakin banyak kanker yang muncul dan saat adanya infeksi maka akan terasa nyeri.

Penyebaran kanker sangat cepat dikarenakan tanda awal tidak terdeteksi.

Baca juga: Dokter Spesialis Jiwa Menyampaikan Beberapa Tanda Gannguan Kesehatan Mental Remaja

Sel kanker berada didalam darah, dan didalam sel tersebut terdapat frekuensi, bentuk sel yang sama ataupun adanya kerusakan.

Misalkan pada payudara, maka akan muncul benjolan pada payudara.

Jika kerusakan terjadi pada otak, maka akan muncul tumor atau benjolan
pada otak.

Benjolan akan muncul tergantung dengan letak kerusakan sel.

Secara analogis, kankaer akan membuat rumah inang ditempat kerusakan sel.

Setelah kanker cukup ditempat kerusakan sel, dan berawal didalam darah maka sel kanker akan berpindah mendekati lokasi kerusakan sel.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV dalam acara Bincang Kita, bersama dengan dr. Haidar Zain dan dr. G Iranita Dyantika R. Dokter Klinik Utama & Laboratorium CMI. Rabu (14/7/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved