Breaking News:

Mengenal Penyakit Katarak dari dr. Ahmad Ashraf Amalius, MPH, Sp.M(K), M.Kes

Berikut ini simak penjelasan dr Ahmad Ashraf Amalius, MPH, Sp.M(K), M.Kes mengenai penyakit katarak.

tribunnewswiki.com
Ilustrasi mengalami penyakit katarak- simak penjelasan dr Ahmad Ashraf Amalius, MPH, Sp.M(K), M.Kes mengenai penyakit katarak. 

TRIBUNHEALTH.COM - Katarak merupakan salah satu penyakit penuaan.

Penyakit ini umum dialami oleh masyarakat dewasa daripada usia muda.

Meski umum didengar, namun tahukah Anda penyakit seperti apa katarak ini?

Baca juga: Benarkah Covid-19 merupakan Penyakit Paru? Ini Penjelasan dr. Edward Pandu Wiriansya Sp. P(K).

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Timur, dr Ahmad Ashraf Amalius, MPH, Sp.M(K), M.Kes mengenalkan definisi dari penyakit katarak.

Berdasarkan penjelasannya, penyakit katarak memiliki definisi terjadinya kekeruhan pada lensa mata.

ilustrasi mata sehat
ilustrasi mata sehat (health.kompas.com)

Lensa mata bernama lensa kristalina. Lensa ini memiliki sifat dasar yang jernih seperti kristal.

Bila lensa sudah mengalami proses penuaan, maka biasanya akan terjadi kekeruhan dan terjadi penyakit katarak.

Kondisi ini umum dialami oleh masyarakat yang berusia 40 atau 50 tahun ke atas.

"Jadi apapun bentuk kekeruhan pada lensa, kita sebut dengan penyakit katarak," ujar Ahmad.

Baca juga: Anak-anak Tak Harus Gunakan Pasta Gigi Khusus, NHS Sebut Boleh Pakai Pasta Gigi Keluarga

Selain disebabkan karena proses penuaan, penyakit katarak juga bisa terjadi karena faktor lain.

Di antaranya:

- Terjadinya trauma pada organ mata (katarak traumatik)

ilustrasi katarak
ilustrasi katarak (tribunnews.com)

- Timbulnya katarak karena di dapat dari lahir (katarak kongenital)

- Katarak karena akibat komplikasi penyakit lain (katarak sekunder atau komplikata).

Baca juga: Muntah Darah Termasuk Masalah Serius, NHS Inggris Sarankan Segera Periksa ke Dokter

Baca juga: Apakah Ada Pantangan Makanan Pasca Operasi Rahang? Simak Kata drg. Andi Tajrin, M.Kes, Sp.BM.(K)

Penjelasan dr Ahmad Ashraf Amalius, MPH, Sp.M(K), M.Kes ini dikutip dari tayangan YouTube TribunTimur, 5 November 2020.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved