Breaking News:

Malnutrisi Jadi Komorbid yang Paling Banyak Perparah Gejala Covid-19 pada Anak

Apa lagi kondisi malnutrisi kerap kali tak diketahui sebelumnya sehingga tak bisa diantisipasi

Tribunnews/Irwan Rismawan
ILUSTRASI. Gizi buruk jadi komorbid paling banyak memperparah kondisi Covid-19 pada anak 

TRIBUNHEALTH.COM - Virus corona bisa menular ke siapa saja, tak terkecuali anak-anak.

Sebagian besar anak memang hanya mengalami gejala ringan dan tanpa gejala ketika terpapar Covid-19.

Presentase ana tanpa gejala dan gejala ringin mencapai 80 persen kasus.

Data tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas ketika menjadi narasumber program Ayo Sehat TV, Jumat (23/7/2021).

Namun ada kondisi lain yang bisa memperparah gejala Covid-19 pada anak.

Hal inilah yang menyebabkan sekitar 20 persen kasus Covid-19 pada ana perlu perawatan di rumah sakit.

Ilustrasi demam pada anak akibat Covid-19
Ilustrasi demam pada anak akibat Covid-19 (Kompas.com)

Baca juga: Apa Perbedaan Stunting dengan Gizi Buruk? Begini Jawaban Ahli Gizi

Baca juga: Apa Saja Tanda Gizi Buruk pada Anak?

"Jadi 80 persen pada anak itu pada dasarnya gejalanya ringan atau tanpa gejala. Hanya sekitar 20% lah yang butuh perawatan di rumah sakit sebenarnya," TribunHealth.com mengutip data yang dipaparkan dr. S.T. Andreas.

Lalu apa komorbid yang memperberat Covid-19 pada anak?

Dia memaparkan, malnutrisi paling sering menjadi penyebab.

"Komorbid terbanyak saat ini pada anak adalah malnutrisi," paparnya.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved