Breaking News:

Dokter Berpesan MPASI Harus Dimulai pada Saat Anak Sudah Dianggap Siap secara Fisik dan Psikologis

MPASI harus memenuhi gizi yang lengkap dengan kebutuhan karbohidrat, protein, dan lemak yang terpenuhi.

pixabay.com
Ilustrasi anak yang siap secara fisik dan psikologis 

TRIBUNHEALTH.COM - Telur ayam dan telur puyuh memiliki kandungan kalori yang berbeda.

Jika orang tua ingin memberikan telur dengan kandungan lemak yang lebih tinggi kepada anak, bisa memberikan telur puyuh.

Dan sebaliknya, apabila orang tua tidak ingin memberikan lemak yang terlalu tinggi kepada anak, bisa memberikan telur ayam yang biasa.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Infeksi Tropis, dr. Ayodhia Pitaloka Pasaribu dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 16 Juli 2021, dokter sebut telur puyuh mengandung kalori yang lebih tinggi.

Konsumsi telur tergantung dari kebutuhan apa yang dibutuhkan anak pada saat ini.

Baca juga: Obesitas Menjadi Faktor Risiko Terjadinya Diabetes, Dokter: Penyakit Metabolik Sangat Berisiko

Peru diketahui, sebaiknya orang tua tidak memberikan telur puyuh kepada anak setiap hari.

Karena tentunya orang tua ingin mengajarkan variasi makanan kepada anak.

Menurut dokter sebenarnya telur puyuh bagus untuk dikonsumsi.

Ilustrasi telur ayam yang mengandung tinggi protein
Ilustrasi telur ayam yang mengandung tinggi protein (jogja.tribunnews.com)

Kalori yang dibutuhkan pertelur puyuh mengandung 60 kalori.

Ada protein dan vitamin.

Akan tetapi, telur puyuh juga mengandung kolesterol yang tinggi.

Sehingga jumlahnya setiap hari perlu dibatasi.

Bayi maupun anak boleh mengkonsumsi telur puyuh sebanyak 2 atau 3 butir saja perhari.

Karena jika lebih berisiko tinggi kolesterol kedepannya.

Boleh diberikan telur puyuh, namun sesuai jumlah batasan yang tertentu.

Dokter berpesan, pada saat anak sudah dianggap siap secara fisik dan psikologis, maka makanan pendamping asi harus dimulai.

Baca juga: Apa Upaya yang Dapat Dilakukan untuk Meringankan Gangguan Mental? Simak Penjelasan Psikolog Berikut

Orang tua bisa mengetahui apakah anak sudah bisa memenuhi kriteria tersebut.

MPASI harus memenuhi gizi yang lengkap dengan kebutuhan karbohidrat, protein, dan lemak yang terpenuhi.

Menu tunggal hanya untuk evaluasi awal untuk melihat adanya risiko alergi.

Dokter tidak menganjurkan untuk diberikan dalam jangka waktu yang lama.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved