Breaking News:

Dokter Kecantikan Jelaskan Perbedaan Botox dan Tanam Benang, Simak Ulasannya

Botox bertujuan untuk menghilangkan kerutan dengan cara melemaskan otot-otot yang membuat bagian-bagian wajah berkerut.

bali.tribunnews.com
Ilustrasi treatment botox untuk mengurangi kerutan pada wajah 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter kecantikan (Aesthetic Doctor) Dermaster Bali, dr. Caryn Miranda Saptari jelaskan bahwa botox dan tanam benang merupakan dua treatment yang berbeda.

Botox bertujuan untuk menghilangkan kerutan dengan cara melemaskan otot-otot yang membuat bagian-bagian wajah berkerut, seperti otot dahi dan otot disamping mata.

Karena daerah tersebut merupakan daerah yang mudah berkerut.

Penjelasan dr. Caryn ini dikutip Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 23 Juni 2021 tentang perbedaan treatment botox dan tanam benang.

Baca juga: Dokter Gigi Sebut Tindakan Anestesi Tidak Boleh Diberikan pada Ibu Hamil, Ini Dampak Negatifnya

Baca juga: Dokter Sebut Infeksi Jaringan Lunak Rongga Mulut Dapat Sebabkan Kelahiran Prematur dan BB Rendah

Kulit wajah bekerut diakibatkan gerakan ototnya sangat kuat.

Treatment botox bekerja dengan cara melemaskan ototnya, sehingga daerah tersebut tidak berkerut.

Ilustrasi treatment tanam benang
Ilustrasi treatment tanam benang (Kompas.com)

Sementara pada treatment tarik benang bertujuan untuk menarik struktur kulitnya, bukan melemaskan ototnya.

Jadi target yang ditujuan antara 2 treatment ini berbeda.

"Apabila 2 treatment ini dilakukan secara bersamaan, akan menunjukkan hasil akhir yang maksimal." ungkap dr. Caryn.

"Misalnya di dahi menjadi tidak ada kerutan. Kulit wajah akan terlihat lebih kencang karena ada penarikkan jaringan kulit wajah."

Sementara itu bagian rahang terdiri dari beberapa komponen.

Ada tulang yang membentuk rahang.

Ada pula otot, lemak, dan kulit.

Biasanya jika bawaan tulangnya sudah lebar atau besar, tidak bisa melakukan apapun kecuali operasi.

Tulang tersebut harus dipotong dan dikurangi kelebarannya.

Namun jika otot di bagian rahang besar, bisa dibotox agar terlihat tirus.

Baca juga: Makanan Apa yang Mengandung Zat Besi Tinggi untuk Penderita Anemia Defisiensi Besi? Simak Kata Ahli

Baca juga: Apakah Ada Kandungan Makanan yang Mempercepat Pertumbuhan Gigi? Simak Ulasan Ahli Gizi Berikut

Setelah dilakukan botox rahang, apabila ada bagian lemaknya berlebih, biasanya lemaknya akan dikurangi dengan menyuntikkan cairan.

Cairan tersebut akan membuat lemak mencair sehingga lemak di bagian tersebut tidak menumpuk dan terlihat tirus.

Apabila kulitnya jatuh, akan ditarik dengan benang.

Tindakan tersebut akan membuat wajah terlihat tirus.

"Jadi ada beberapa komponen yang harus dikejar. Tindakan yang diberikan tergantung apa kebutuhan pasien," katanya.

Penjelasan Aesthetic Doctor Dermaster Bali, dr. Caryn Miranda Saptari dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 23 Juni 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved