Breaking News:

Disleksia Tak Muncul Tiba-tiba, Namun Bisa Saja Baru Bergejala saat Sudah Dewasa

dr. Wiyarni Pambudi jelaskan tentang disleksia yang baru muncul semasa dewasa

Freepik
Ilustrasi disleksia, gangguan bahasa yang juga bisa terjadi pada orang dewasa 

TRIBUNHEALTH.COM - Disleksia merupakan gangguan pada manusia yang berkaitan dengan pemrosesan bahasa.

Penjelasan itu disampaikan Dokter Spesialis Anak, dr. Wiyarni Pambudi dalam program Ayo Sehat Kompas TV yang tayang pada Selasa (1/6/2021).

"Jadi pengenalan kata, apakah pemahamannya, atau bagamaimana dia nanti mengartikan, dan seterusnya."

Disleksia tidak muncul tiba-tiba, karena faktor genetik berperan dalam mewariskan gangguan ini.

Biasanya, gejala mulai nampak sebagai gangguan belajar spesifik ketika memasuki usia sekolah.

Baca juga: Dokter Jelaskan Cara Penanganan Disleksia, Tekankan Pentingnya Awareness Orangtua

Baca juga: Tak Hanya Dialami Anak, Gangguan Belajar Disleksia Bisa Terjadi pada Orang Dewasa, Berikut Tandanya

Ilustrasi anak kesulitan membaca karena disleksia
Ilustrasi anak kesulitan membaca karena disleksia (Pixabay)

Namun tak menutup kemungkinan gejala disleksia baru muncul pada usia dewasa.

"Disleksia tidak muncul tiba-tiba, tetapi sudah disandang sejak awal."

"Tetapi memang bisa baru manifes pada usia tertentu saat kesulitan berbahasa itu semakin rumit," paparnya.

Ketika masih anak, kemampuan berbahasa yang dibutuhkan masih sederhana.

Meski mengalami disleksia, terkadang tahapan ini masih bisa dilalui dengan baik.

2 dari 2 halaman

Namun seiring dengan berjalannya waktu, pengidap disleksia akan kesulitan ketika harus menggunakan kemampuan berbahasa yang rumit.

Baca juga: Dokter Sebut Gangguan Disleksia Dipengaruhi Faktor Genetik, Bisa Diwariskan dari Orangtua

Baca juga: Bagaimana Cara Menangani Anak Disleksia Dok?

Ilustrasi disleksia, gangguan bahasa pada anak
Ilustrasi disleksia, gangguan bahasa pada anak (Freepik)

"Tapi semakin dewasa, memahami bacaan, semakin dewasa lagi memahami text book, jurnal, itu akan lebih kompleks."

"Jadi ada yang baru merasakan kesulitan ini pada dewasa muda atau dewasa."

Terkait masalah ini, dr. Wiyarni Pambudi mengingatkan untuk tidak melakukan swadiagnosis.

Lebih baik segera berkonsultasi dengan profesional untuk mengetahui pasti masalah yang diderita.

Dengan demikian, perawatan yang diberikan juga tepat dan tidak menimbulkan masalah baru.

Baca artikel lain seputar kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved