Breaking News:

Jelaskan Bahaya Pernikahan Dini, Dokter: Organ Reproduksi Perempuan Belum Sempurna sebelum 20 Tahun

Jika dipaksakan, kehamilan di usia muda rawan memicu masalah bayi dan janin

Pixabay
Ilustrasi pernikahan dini 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter Spesialis Obstetri & Ginekologi, Ni Komang Yeni, berbicara mengenai kesehatan reproduksi dalam program Ayo Sehat Kompas TV edisi Selasa (8/6/2021).

Edisi tersebut membahas mengani pernikahan dini dan dampaknya bagi kesehatan fisik dan psikologis.

Satu di antaranya adalah kesiapan sistem reproduksi.

dr Komang membenarkan sebelum usia 20 tahun perkembangan organ reproduksi belum sempurna.

Sebelum usia 20 tahun, ada organ di panggul yang belum sempurna, tak terkecuali tulang panggul itu sendiri.

Baca juga: Apakah Artis yang Berperan sebagai Suami Seorang Remaja, Bisa Memicu Pedofilia? Ini Jawaban Psikolog

Baca juga: Apakah Boleh Melakukan Hubungan Suami Istri pada Masa Nifas?

Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan (Pixabay)

"Sementara pada saat melahirkan sendiri nanti, misalnya kalau tidak ada apa-apa diharapkan pasti lahir normal."

"Nah kalau organ panggulnya belum sempurna, bagaimana mungkin si bayi bisa lahir secara normal?" katanya dikutip TribunHealth.com.

Apabila dipaksakan, dr Komang mengatakan justru berisiko terjadi dampak yang tidak diinginkan pada ibu.

"Bahkan mengakibatkan kematian juga, baik ibu maupun janinnya," tegas dr Ni Komang Yeni.

"Itu malah berbahaya."

Baca juga: Dok Apa yang Bisa Dilakukan Suami untuk Membantu Istri Pulih Pasca-melahirkan?

Baca juga: Meski Sanggup Orgasme 3 Kali, Kebanyakan Wanita Tak Puas Berhubungan Suami Istri, Salah Posisi?

Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan (Pixabay)

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved