Breaking News:

Dokter Jelaskan Tiga Cara Pencegahan Penyakit Tipes pada Anak

Berikut ini simak informasi mengenai pencegahan penyakit tipes pada anak dari dokter spesialis anak.

Kompas.com
Ilustrasi anak sakit tipes. 

TRIBUNHEALTH.COM - Tipes merupakan penyakit yang umum terjadi di masyarakat.

Bukan hanya terjadi pada orang dewasa saja, namun penyakit ini juga rentan terjadi pada anak-anak.

Diketahui tipes atau demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi.

Selain itu tipes juga tergolong penyakit yang berbahaya.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Perbedaan Demam Tipes dengan Demam Berdarah dari Dokter Spesialis Anak

Baca juga: Waspada Kejang saat Anak Alami Tipes, Ini Saran Dokter yang Harus Dilakukan Orangtua

Baca juga: Ini Cara Mendeteksi Anak Alami Penyakit Tipes dari Dokter Spesialis Anak

Penyakit ini mudah menular melalui makanan.

Lantas bagaimana cara mencegah agar anak tidak mengalami penyakit tipes?

Dokter spesialis anak, Ayodhia Pitaloka Pasaribu bersedia menjelaskan.

Menurutnya pencegahan penyakit tipes pada anak penting dilakukan.

Pasalnya ia menyebut, Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus tipes terbanyak di dunia.

Dikutip TribunHealth.com dari tayangan YouTube TribunHealth, berikut beberapa cara pencegahan penyakit tipes pada anak.

Ilustrasi anak mengalami sakit tipes.
Ilustrasi anak mengalami sakit tipes. (Kompas.com)

Di antaranya:

1. Sesering mungkin mencuci tangan

Banyak bakteri atau kuman yang mudah menempel pada tangan.

Sehingga bila sering mencuci tangan maka dapat menghilangkan kuman yang telah tertempel pada tangan.

"Rajin mencuci tangan terutama setelah keluar dari kamar mandi"

"Baik itu setelah buang air besar atau buang air kecil, harus mencuci tangan yang bersih," jelasnya.

2. Mencuci buah dan sayuran dengan bersih

Ilustrasi sayuran segar
Ilustrasi sayuran segar (Pixabay)

Sebelum mengonsumsi buah dan sayur, penting untuk mencuci buah dan sayuran hingga bersih.

Kemudian tidak lupa untuk memasak dengan matang.

"Begitu pula dengan air. Air harus dimasak sampai mendidih baru digunakan," ujar Ayodhia.

Halaman
12
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved