Tanya:
Pak saya ingin bertanya.
Meski pemerintah telah melarang adanya mudik.
Namun tetap saja banyak masyarakat melakukan mudik.
Baca juga: Edukasi Efek Samping Covid-19 kepada Masyarakat, Seperti Apa?
Baca juga: Dok, Benarkah Belerang Dapat Membunuh Virus Corona?
Seperti saat ini, aturan sudah dibuat namun banyak masyarakat yang tetap bepergian menjalankan mudik.
Menurut bapak dalam sisi psikologis, apa yang membuat masyrakat ngotot melakukan mudik?
Meski sudah mengetahui efek samping mudik.
Yaitu tertular Covid-19.
Ahli Menjawab:

Kalau menurut saya, mereka ngotot untuk mudik karena mereka sebenarnya tahu Covid-19.
Namun bisa jadi pemahamannya belum tentu mendalam mengenai virus tersebut.
Hal ini bisa disebabkan karena tetangga atau saudara yang belum terkena Covid-19.
Selain itu, bisa juga sudah tertular namun tidak mengetahui virus ini secara detil.
Baca juga: Belajar dari Tsunami Corona di India, Menkes Ingatkan Protokol Kesehatan Jangan sampai Kendor
Baca juga: Tips Dokter Agar Kesehatan Gigi Penikmat Teh dan Kopi Tetap Terjaga
Karena keluarga atau tetangga yang terkena Covid-19, terkadang tidak membagikan cerita tertular tersebut kepada orang lain.
Bisa jadi juga, masyarakat merasa di Covid-kan.
Jadi informasi yang ada di masyarakat ini simpang siur.
Sehingga tentunya orang-orang yang ngotot mudik ini tidak mengetahui bahaya dari Covid-19 ini.
Jadi mereka pasti akan menyesal bila sudah tertular.
Baca juga: Berikut Dampak Konsumsi Minuman Bersoda saat Berpuasa
(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)