Breaking News:

Gangguan Kesehatan Pada Testis Bisa Menyebabkan Penurunan Ereksi

Masalah pada penis yang merupakan alat vital pria dapat mengganggu aktivitas seksual juga beresiko mengganggu kesehatan tubuh.

Kompas.com
ilustrasi masalah pada testis 

TRIBUNHEALTH.COM - Problem testis ialah satu problem dimana testis mengalami luka.

Testis bisa mengalami trauma atau gangguan sirkulasi darah bahkan gangguan produksi.

Karena kita tahu bahwa testis merupakan pabrik daripada hormon testosteron. Testis juga merupakan pabrik dari spermatozoa atau spermatogenesis.

Kita tahu bahwa kerja testis dipengaruhi oleh dua hormon, yaitu hormon FSH (follicle stimulating hormone) dan hormon LH (luteinizing hormone).

Didalam testid terdapat dua sel yang membangun testis yaitu, yang pertama namanya sel sertoli (untuk memproduksi sperma), dan yang kedua yaitu sel leydig (untuk memproduksi hormon testosteron).

ilustrasi masalah pada testis
ilustrasi masalah pada testis (Kompas.com)

Baca juga: Tips Agar Terhindar dari Gigi Berlubang, Rajin Sikat Gigi hingga Penuhi Asupan Nutrisi

FSH akan bekerja pada sel sertoli, lalu LH akan bekerja pada sel leydig.

Jika kerja hormon ini terganggu, makan akan berakibat terganggunya proses spermatozoa, akan terganggunya proses hormon testosteron.

Jika sirkulasi darah terganggu pada arteri atau vena yang ada di testis, maka testis tidak akan bertumbuh.

Testis tidak akan berttumbuh akan menganggu produksi hormon dan sel spermatozoa.

Apabila testis mengalami perlukaan, infeksi, atau mengalami trauma itu juga akan menghambat testis.

Ada satu kondisi yang merupakan problem dari testis, dimana pada anak-anak testis tidak turun dan dinamakan Undenscended testicular atau undenscensus testikulorum.

Masalahnya adalah testis tersebut tidak masuk kedalam buah zakar, testis tetap menempel diperut pada seorang anak.

Menjadi masalah apabila testis itu tidak akan berkembang dan tidak akan tumbuh.

ilustrasi pemeriksaan dokter
ilustrasi pemeriksaan dokter (Kompas.com)

Ada satu problem yang sering terjadi pada anak-anak penis yang tidak bisa tumbuh karena mengonsumsi makanan yang banyak mengandung esterogen. Banyak ditemukan pada ayam negeri, karena ayam tersebut disuntikkan hormon esterogen.

Sehingga yang menjadi masalah adalah penis tidak bertumbuh dan testis tidak berkembang.

Jika testis tidak berkembang, maka diketahui bahwa hormon dan spermatozoa juga tidak bertumbuh.

Hingga akhirnya baik itu pembuluh darah yang bermasalah, hormon tidak bekerja secara maksimal, adanya infeksi, trauma, bahkan adanya penurunan testis tidak pada tempatnya.

Asupan makanan yang tidak sesuai untuk anak laki-laki, itu semua akan mengakibatkan problem pada testis.

Pada usia dewasa akan mengakibatkan produksi hormon berkurang, dan libido atau dorongan seksual menurun.

Menurunnya libido akan berpengaruh terhadap ereksi.

Baca juga: Benarkah Jika Mengonsumsi Minyak Kayu Putih Bisa Mengobati Covid-19?

Ini dikutip dari tayangan YouTube Tribunnews.com dalam tayangan Edukasi Kesehatan Seksual bersama dr. Binar Martin Sinaga, Medical Sexologist. Jumat (15/1/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved