Breaking News:

Ketika Mengalami Bruxism, Lebih Baik ke Psikolog atau Dokter Gigi Dulu?

Dokter gigi jelaskan persoalan bruxism alias kebiasaan menggertakkan gigi ketik tidur

pixabay.com
Ilustrasi dokter gigi 

Pertanyaan:

Ketika mengalami bruxism harus ke psikolog dulu, atau ke dokter gigi dulu?

Pertanyaan tersebut disampaikan oleh Tribunners bernama Kanaya dalam program Sapa Dokter Tribunnews.com, yang tayang live di kanal YouTube Tribunnews pada 5 April 2021.

Jawaban:

Pertanyaan tersebut dijawab oleh drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati.

Memang bruxism bisa terkait dengan faktor psikologis,

Kendati demikian, drg Ririen menyarankan untuk ke dokter gigi terlebih dulu.

"Agar bisa ditelusuri etiologi kejadiannya," katanya.

Karena salah satu etiologi bruxism disebabkan oleh faktor lokal.

Seperti misalnya, tambalan gigi yang ketinggian, pemakaian gigi palsu yang tidak tepat, hingga perawatan gigi yang tidak tepat.

2 dari 2 halaman

Untuk itu, drg Anastasia menekankan penting ke dokter gigi lebih dulu.

"Agar dipastikan bahwa oklusi pertemuan rahang atas dan rahang bawah itu tidak ada masalah dulu."

"Karena beberapa bruxism bisa diatasi dengan tindakan ortodonsi, perapian gigi-gigi," jelasnya.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved