Breaking News:

Profil Prof Sri Oktawati, Dokter Gigi Spesialis Periodonsia yang Aktif di Berbagai Kegiatan Sosial

Prof Sri Oktawati juga memiliki sederet publikasi ilmiah, mulai jurnal nasional maupun internasional.

Dok. Pribadi Prof. Dr. drg. Sri Oktawati, Sp.Perio(K)
Prof. Dr. drg. Sri Oktawati, Sp.Perio(K), dokter gigi spesialis periodonsia 

TRIBUNHEALTH.COM - Prof. Dr. drg. Sri Oktawati, Sp.Perio(K) lahir di Sengkang, 3 Oktober 1964.

Prof Sri merupakan dokter gigi spesialis periodonsia.

Sosok Guru Besar di Unversitas Hassanudin (Unhas) Makassar itu menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas pada 1989.

Pada tahun 1995, dia melanjutkan program pendidikan spesialis di Universitas Indonesia (UI).

Pendidikan tersebut diselesaikan pada tahun 2001, dan langsung melanjutkan program doktoral di Unhas.

Gelar doktor berhasil diraih Sri Oktawati pada tahun 2015.

Hingga kini, dia masih aktif di dunia kedokteran gigi.

Dia berpraktik di RSGM Unhas, Jalan Kandea Nomor 5 Makassar.

Selain itu, Sri Oktawati juga membuka praktik pribadi di Jalan Sungai Saddang Baru Nomor 1.

Sementara itu, kiprahnya di dunia akademik juga tak bisa diremehkan.

Prof Sri mengajar di FKG Unhas, khususnya di departmen Periodontologi.

Di sana, dia mengajar berbagai mata kuliah, di antaranya clinical periodontal, integrated periontodology, gerodontology, hingga periodontal immunology.

Sebagai akademisi Prof Sri aktif dalam berbagai penelitian.

Dalam CV yang diterima TribunHealth.com, setidaknya ada 15 judul penelitian yang sudah dia lakukan sejak 2012 .

Sementara publikasinya tak kurang dari 23 judul, baik di jurnal nasional maupun internasional.

Salah satu publikasi terbarunya berjudul "Mouthwash Product Development Based on Ethanol Extract of White Rice Bran (Oryza sativa L.) as Antibacterial of Streptococcus mutans and Porphyromonas gingivalis" yang terbit di Journal of International Dental & Medical Research pada 2019 .

Tak hanya itu, Prof Sri juga kerap menjadi pembicara di berbagai kegiatan seminar.

Terhitung setidaknya ada 14 forum nasional dan internasional yang dia hadiri sebagai pembicara.

Terbaru, dia menjadi pembicara dalam Makassar Scientific Meeting pada 2019.

Prof Sri memiliki kepedulian terhadap sesama.

Hal itu terbukti dari banyaknya kegiatan sosial yang dia ikuti hingga sekarang.

Atas dedikasinya, Prof Sri mendapatkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya 10 Tahun, pada 2009.

Pada 2015, dia dianugerahi penghargaan Satya Lancana Karya Satya 20 Tahun.

(TribunHealth.com)

Penulis: anrosikin
Editor: anrosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved