Breaking News:

Ketahui Perawatan Kulit Dermatitis Atopik yang Dijelaskan dr. Melly Mayasari, Sp.DV

Dermatitis merupakan suatu masalah yang seringkali terjadi pada kulit bayi. Dermatitis ditandai dengan ruam-ruam pada kulit dan terasa gatal.

freepik.com
ilustrasi seseorang yang mengalami dermatitis atopik 

TRIBUNHEALTH.COM - Dermatitis atopik kita tahu bahwa barrier kulitnya mengalami kerusakan.

Kulit tidak mampu menahan air dalam keadaan normal, sehingga kulit kehilangan air dan terjadilah kulit kering.

Yang harus diperhatikan pada perawatan penderita dermatitis atopik yakni :

- Mandi 1-2x sehari menggunakan air hangat kuku (36-27 derajat celcius) dengan lama mandi sekitar 10-15 menit.

Tidak boleh berendam, karena berendam adalah hal yang harus dihindari oleh penderita dermatitis atopik.

Jika berendam di air hangat, maka kulit akan menjadi semakin kering.

- Menggunakan sabun yang mengandung pelembab, pH dari sabun sekitar 5,5 - 6, surfaktan ringan, tidak mengandung pewangi dan zat pewarna.

ilustrasi seseorang yang mengalami dermatitis atopik
ilustrasi seseorang yang mengalami dermatitis atopik (freepik.com)

Baca juga: Dokter Sebut Faktor Penyebab Dermatitis Atopik bisa Berasal dari Luar Maupun dari Dalam

Sabun dengan pH 5,5-6 rata-rata adalah sabun bayi, atau sabun-sabun khusus yang dengan kandungan pelembab.

Sedangkan pada sabun antiseptik pH lebih tinggi sekitar 8 atau 9, maka dapat menyebabkan kulit lebih iritasi.

Disarankan memilih sabun dengan kandungan detergen sedikit, agar saat mandi busa tidak terlalu banyak.

2 dari 3 halaman

Sehingga setelah mandi kulit akan terasa masih licin, karena pelembabnya ada pada kandungan sabun.

- Keringkan badan dengan menepuk-nepuk handuk dan jangan digosok.

Pilihlah handung dengan bahan lembut pada kulit.

Baca juga: Penderita Dermatitis Atopik Perlu Memperhatikan Beberapa Faktor Ini Guna Menghindari Keparahan

- Memakai pakaian yang ringan, lembut, halus dan dapat menyerap keringat.

Misalkan pakaian berbahan wool atau polyester sifatnya tidak menyerap keringat, gatal karena bertekstur kasar.

Maka bisa terjadi iritasi bersifat fisik maka akan menyebabkan kulit semakin terasa gatal.

- Pencegahan dan menghilangkan faktor pencetus :

a. Bahan iritan; sabun antiseptik, detergen, sabun cuci piring dan desinfektan

b. Bahan alergen; tungau debu rumah, binatang peliharaan dan serbuk bunga

c. Suhu ekstrim atau dingin

Baca juga: dr. Melly Maya Sari, Sp.DV Paparkan Faktor Penyebab Dermatitis Atopik yang Jarang Diketahui

3 dari 3 halaman

d. Makanan; kacang, biji-bijian, diary porduk (susu, krim, keju, es krim, yogurt), telur

- Mempertahankan dan memperkuat fungsi sawar kulit dengan menggunakan pelembab

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Jabar Video bersama dengan dr. Melly Mayasari, Sp.DV. Seorang dokter spesialis dermatologi dan venerologi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved