Breaking News:

Apakah Batu Empedu Bisa Terjadi karena Faktor Genetik? Simak Penjelasan Dokter Berikut

Batu empedu merupakan penyakit yang rentan dialami oleh wanita. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa pria bisa mengalami batu empedu juga.

nationalgeographic.grid.id
ilustrasi penyakit batu empedu 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Caturya Windy menyampaikan, batu empedu bisa disebabkan oleh faktor genetik.

Misalkan dalam satu kelaurga terdapat anggota yang mengalami sakit batu empedu, maka keturunannya beresiko tetapi tidak selalu seperti itu.

Tak hanya perempuan saja, laki-laki juga bisa mengalami batu empedu.

Karena laki-laki juga banyak yang mengalami tinggi kolesterol, perlu diingat kembali bahwa penyakit ini juga dipengaruhi oleh faktor resiko lainnya.

Antara laki-laki dan perempuan, memang insiden ini banyak dialami oleh perempuan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa laki-laki juga bisa mengalaminya.

ilustrasi penyakit batu empedu
ilustrasi penyakit batu empedu (nationalgeographic.grid.id)

Baca juga: Waspada, Batu Empedu Lebih Beresiko Dialami Wanita. Ini Alasan dr. Caturya Windy

Tentu saja dilihat dari pola hidupnya apakah sering konsumsi makanan berlemak, kurang konsumsi makanan berserat, dan olahraga yang tidak rutin.

Batu empedu dikarenakan adanya batu di dalam suatu kantong empedu.

Kantong empedu adalah salah satu organ ditubuh yang letaknya berada dibawah organ hati, dibagian perut kanan atas.

Batu empedu menampung cairan yang diproduksi oleh organ hati.

Cairan tersebut ditampung pada kantong empedu, yang mana cairan tersebut sebagian dialirkan ke usus dan sebagian ditampung di kantung empedu tersebut.

Baca juga: dr. Hasan Maulahela Paparkan Faktor-faktor yang Meningkatkan Risiko Terjadinya Batu Empedu

2 dari 2 halaman

Perlu diketahui bahwa kantung empedu 80 persen terisi oleh cairan, oleh karena itu disebut dengan cairan empedu.

Dari 20 persen cairan tersebut terdiri dari kolesterol, garam empedu dan bilirubin, yang mana kolesterol lebih banyak isinya.

Bisa terjadi batu empedu karena terjadi pengendapan cairan tersebut dan lama kelamaan akan mengeras menjadi batu.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Batam bersama dengan dr. Caturya Windy Cita Maellya. Seorang dokter dari RSBP Batam.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved