Breaking News:

Mahasiswa Mahasaraswati Denpasar Gelar Pengabmas di Desa Dajan Peken, Lakukan Tindakan Atasi Sampah

Upaya mengatasi sampah yang ada di sungai yeh dikis di Desa Dajan Peken Tabanan.

Muhammad Ikbal
Mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar melakukan Pengabdian Masyarakat di Desa Dajan Peken dengan menyelenggarakan kegiatan upaya mengatasi sampah di sungai yeh dikis di Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. 

TRIBUNHEALTH.COM - Mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar melakukan Pengabdian Masyarakat di Desa Dajan Peken dengan menyelenggarakan kegiatan upaya mengatasi sampah di Sungai Yeh Dikis di Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan setiap hari Sabtu dan Minggu selama 4 minggu yaitu pada tanggal 13 Agustus 2022 hingga 11 September 2022.

Program kerja ini dirancang oleh kelompok Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar di Desa Dajan Peken Tabanan yaitu tentang kegiatan upaya mengatasi sampah yang ada di Sungai Yeh Dikis di Desa Dajan Peken Tabanan.

Baca juga: Perkuat Jaringan Internasional, FKG Unhas Jalin Kerja Sama dengan Universitas dari Nigeria

Pada program kerja ini kami membuatkan beberapa papan plang peringatan salah satu contohnya yaitu "Di Larang Membuang Sampah Di Area Sungai, Jagalah Kebersihan".

Dengan pemasangan beberapa papan plang tersebut masyarakat akan selalu ingat untuk menjaga kebersihan di area Sungai Yeh Dikis.

Mahasiswa
Mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar melakukan Pengabdian Masyarakat di Desa Dajan Peken dengan menyelenggarakan kegiatan upaya mengatasi sampah di sungai yeh dikis di Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan.  (Muhammad Ikbal)

Pelaksanaan program ini bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di area sungai.

Hal ini dikarenakan dari waktu ke waktu volume sampah akan jadi meningkat jika pembuangan sampah sembarangan di area sungai tidak diatasi dan juga sungai menjadi tercemar yang akan mengakibatkan berbagai macam bencana alam akan terjadi contohnya seperti banjir dan erosi.

Upaya yang perlu dilakukan untuk masyarakat, salah satunya meningkatkan kesadaran diri masyarakat bahwa pencemaran sungai merupakan hal yang sangat merugikan bagi diri kita sendiri dan alam.

Baca juga: Waspada, Lingkungan Luar Berhubungan Langsung dengan Paru-paru Dapat Menyebabkan Masalah Kesehatan

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk sampah daripada harus dibuang ke sungai yang mengakibatkan lingkungan tercemar.

Salah satunya upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan mengolah sampah dengan cara memanfaatkan sampah tersebut agar dapat digunakan kembali tanpa harus dibuang.

Hal tersebut dikenal efektif untuk mengurangi jumlah pencemaran sampah yang ada di aliran sungai.

sungai yah dekis
kegiatan upaya mengatasi sampah yang ada di sungai yeh dikis di Desa Dajan Peken Tabanan. (Muhammad Ikbal)

Contoh pengolahan sampah yang dilakukan dari salah satu koordinator pengabdian masyarakat Desa Dajan Peken yaitu Hermes Henryanto Nambung melakukan pengolahan sampah dengan  pembuatan Eco-enzym.

Pada dasarnya, Eco-enzym dapat mempercepat reaksi biokimia di alam untuk menghasilkan enzim yang berguna menggunakan sampah buah atau sayuran.

Enzim dari “Sampah” ini adalah salah satu cara mengolah sampah yang memanfaatkan sisa-sisa bahan dapur yang sudah tidak dipakai lagi diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Baca juga: 4 Nutrisi Penting dalam Ikan Salmon, Termasuk Omega 3 yang Bermanfaat Turunkan Tekanan Darah

Selain itu keuntungan dari pembuatan Eco-enzym dapat digunakan sebagai pupuk alami dan pestisida yang keuntungannya sangat efektif sehingga dapat meminimalisir biaya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Dajan Peken yaitu I Nyoman Sukanada,S.E, IA mengungkapkan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dimana informasi-informasi yang telah diberikan dapat diterapkan di lingkungan tempat tinggal.

(TRIBUNHEALTH)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved