Breaking News:

dr. Ekawaty Yasinta Larope Sp.A(K) Ungkap Penyebab Alergi pada Anak dan Cara Pencegahannya

Alergi adalah reaksi hipersensitivitas pada seseorang yang diperantarai oleh mekanisme imunologi. Seringkali alergi dialami oleh bayi dan anak-anak.

freepik.com
ilustrasi alergi pada bayi 

TRIBUNHEALTH.COM - Seringkali bayi maupun anak-anak mengalami alergi.

Alergi ini biasnaya dipicu oleh susu maupun makanan yang dikonsumsi.

Alergi yang ditemukan pada anak usia di atas 5 tahun seperti masalah saluran nafas bawah (asma) dan gejala pilek (rinitis alergi).

dr. Ekawaty Yasinta menyampaikan, di atas usia 5 tahun selain asma yang sering didapatkan adalah rinitis alergi yaitu masalah pada hidung.

Masalah pada hidung bisa berupa keluhan bersin-bersin, hidung tersumbat dan meler.

Permasalahan tersebut terjadi pada periode tertentu, misalkan saat terkena dingin atau selesai bermain dengan hewan peliharaan.

Penyebab dari kejadian ini lebih dominan pada alergen yang terhirup.

ilustrasi alergi pada bayi
ilustrasi alergi pada bayi (freepik.com)

Baca juga: Pentingnya Orangtua Mengenali Alergi yang Kerap Dialami Usia Bayi dan Anak-anak

Alergen yang terhirup misalnya tungau debu rumah, bulu kucing, dan kecoa.

Alergi akan terjadi ketika adanya interaksi antara genetik dan lingkungan.

Genetik bisa dari orangtua kandung misalnya ayah dan ibu kandung, kemudian bisa dari saudara kandung.

2 dari 3 halaman

dr. Ekawaty Yasinta menegaskan bahwa alergi bukanlah penyakit yang ditularkan, tetapi penyakit yang diturunkan atau diwariskan.

Alergi dapat terjadi karena faktor lingkungan atau alergen seperti makanan atau sesuatu yang terhirup.

Perlu diketahui bahwa alergi tidak seperti penyakit bawaan lainnya yang bisa dideteksi sejak di dalam kandungan, jadi alergi tidak bisa dideteksi seja didalam kandungan.

Tetapi alergi bisa dicegah agar anak yang lahir kecil kemungkinan terjadi alergi, terutama pada individu yang memiliki bakat alergi dari orangtua atau saudara kandung.

Baca juga: 4 Tips Cegah dan Redakan Alergi saat Hamil, Sebisa Mungkin Jauhi Pemicunya

Pencegahannya bisa dilakukan dengan cara menghindari pajanan asap rokok, baik yang aktif maupun yang pasif.

dr. Ekawaty Yasinta menyampaikan, ibu tidak boleh merokok di dalam rumah dan disekitar area kontak dengan perokok.

Selain itu cara pencegahannya tidak ada pantangan makanan pada ibu yang hamil.

Kalau memang tidak terbukti alergi, maka tidak boleh dipantang.

Tidak hanya itu saja, cara pencegahan alergi bisa dilakukan dengan pola hidup sehat.

Ketiga hal tersebut merupakan pencegahan-pencegahan yang bisa dilakukan ketika hamil.

3 dari 3 halaman

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan dr. Ekawaty Yasinta Larope Sp.A(K). Seorang dokter spesialis anak konsultan alergi dan imunologi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved