Breaking News:

Beruntusan dan Jerawat Merupakan Masalah yang Berbeda, Ini Kata Dokter Kecantikan

Jerawat, masalah kulit yang kerap dikeluhkan banyak orang. Beberapa orang menganggap bahwa jerawat dan beruntusan adalah permasalahan yang sama.

lifestyle.kompas.com
ilustrasi seseorang yang mengalami masalah jerawat 

TRIBUNHEALTH.COM - Jerawat termasuk masalah klasik yang bisa sembuh total, tetapi hal tersebut dipengaruhi oleh kesabaran pasien dan pengetahuan pasien tentang edukasi jerawat.

Secara definisi, jerawat merupakan peradangan kronis dari folikel yang tersumbat.

Penyumbatan folikel dipengaruhi oleh berbagi macam faktor terlalu aktifnya kelenjar minyak, hormon dan lain-lain.

Permasalahan jerawat yang semakin marak dikaitkan pandemi adalah efek penggunaan masker yang terlalu lama.

Secara fisik jerawat digolongkan menjadi acne vulgaris, acne venenata, dan masih banyak jenis acne lainnya.

Dikaitkan dengan masker, ketika kita menggunakan masker tentu saja terdapat gerakan, gesekan, dan bahan masker bisa mempengaruhi terjadinya jerawat.

ilustrasi seseorang yang mengalami masalah jerawat
ilustrasi seseorang yang mengalami masalah jerawat (lifestyle.kompas.com)

Baca juga: Dokter Jelaskan Penyebab Tubuh Membengkak pada Penderita Gagal Jantung

dr. Veronica Lia menyampaikan bahwa terdapat beberapa perbedaan diagnosis dari jerawat, yakni terlihat seperti jerawat tetapi ternyata bukan.

Konsultasi permasalahan jerawat harus dilakukan bersama dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Karena jerawat bisa terjadi akibat penggunaan kosmetik atau dikarenakan paparan steroid dari kosmetik.

Salah satu yang membedakan apakan bintik tersebut jerawat atau bukan adalah ketika dokter menemukan mikro komedo pada kulit.

Pada jerawat sudah dipastikan karena adanya sumbatan pada folikelnya.

Jika bintik tersebut bukan jerawat, biasanya seperti beruntusan ataupun kemerahan bisa disebabkan karena iritasi penggunaan masker.

Baca juga: Benarkah Obesitas Disebabkan karena Faktor Keturunan? Ini Penjelasan dr. Iswandi Darwin Sp.PD

Jerawat yang disebabkan karena penggunaan kosmetik, hubungannya dengan pemakaian krim yang mengandung steroid terlalu tinggi.

Penggunaan kosmetik yang mengandung steroid terlalu tinggi seringkali menyebabkan kulit wajah terlihat memerah, sela-sela hidung seperti terdapat kerak, dibagian ujung bibir terlihat menghitam, dan pada dagu terdapat beruntusan jerawat.

dr. Veronica Lia mengatakan bahwa masalah kulit tersebut dikarenakan penggunaan krim yang mengandung steorid.

Biasanya krim yang mengandung tinggi steorid seringkali mengklaim dapat mencerahkan kulit wajah dalam waktu singkat.

dr. Veronica Lia juga menyampaikan bahwa, sekarang masyarakat harus teredukasi secara baik-baik karena edukasi sebenarnya adalah hal yang basic.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Bekasi Official bersama dengan dr. Veronica Lia. Seorang dokter kecantikan Yudona Klinik. 

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved