Breaking News:

Dr. drg. Tri Setyawati Sampaikan Dampak Jangka Panjang Karies Gigi yang Tidak Terkontrol

Perlu diketahui bahwa karies gigi dapat mengganggu kesehatan gigi. Adapun karies rampan dan karies botol merupakan karies yang terjadi pada anak-anak.

freepik.com
ilustrasi anak yang mengalami masalah karies gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Karies merupakan kerusakan patologi pada jaringan gigi, seperti email, dentint, atau sementum yang terletak didalam akar gigi.

Tetapi beberapa orang mengalami karies gigi hingga kondisi gigi tersebut berlubang besar dan dilakukan pencabutan.

Adapun karies rampan dan karies botol merupakan karies yang terjadi pada anak-anak.

Jangka panjang karies gigi pada anak, apabila sampai menyebabkan anak tidak mau makan.

Pada usia golden periode, seharusnya anak-anak mendapatkan nutrisi yang cukup.

Apabila karies gigi tersebut menimbulkan rasa sakit, maka dapat merusak lapisan gigi sampai ke dentint.

ilustrasi anak yang mengalami masalah karies gigi
ilustrasi anak yang mengalami masalah karies gigi (freepik.com)

Baca juga: drg. Anastasia Ungkap Cara Pencegahan Karies Botol dan Rampan Karies pada Anak

Jika kita mengenali jaringan dentin, maka tugas dari dentint ialah melindungi saraf gigi, pembuluh dan pembuluh darah.

Maka, apabila dihantarkan ke otak, akan menimbulkan rasa nyeri.

Olehkarena itu, anak-anak yang mengalami rampan karies cenderung malas untuk makan.

Karena anak mengalami sulit makan dan terasa sakit, maka motorik anak juga akan mengalami kekurangan, sehingga bisa mengganggu perkembangan.

2 dari 2 halaman

Dr. drg. Tri Setyawati menyampaikan, dampak jangka panjang karies gigi yang tidak terkontrol, orangtua datang ke dokter bukan karena permasalahan gigi.

Tetepi anak mulai merasa demam, sakit gigi hingga menimbulkan rasa malas makan sehingga dibawa ke dokter untuk diberikan multivitamin atau penghilang rasa nyeri ataupun demam.

Baca juga: Segera Atasi Rampan Karies, drg. Anastasia Imbau Jangan Berpikir Akan Diganti dengan Gigi Permanen

Setelah itu, jika dilihat kondisi giginya bermasalah, barulah dokter akan menganjurkan untuk perawatan.

Dr. drg. Tri Setyawati menjelaskan, secara etiologi atau penyebab dari karies gigi terdapat dua, yakni faktor intrinsik (dari dalam) dan faktor ekstrinsik (dari luar).

Faktor intrsinsik memang mengalami gangguan demineralisasi, sehingga anak-anak yang mengalami mineralisasi giginya atau pengerasan jaringan giginya berlangsung bagus dan sempurna, tetapi ada juga tidak sempurna.

Hal ini tentu saja berkaitan dengan faktor ekstrinsik, yaitu berasal dari faktor makanan manis dan lengket.

Sehingga didalam mulut makanan manis dan lengket akan difermentasikan oleh bakteri.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Palu bersama dengan Dr. drg. Tri Setrawati, M.Sc. Seorang dokter gigi dan Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. 

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved