Breaking News:

Kenali Penyebab Xerotis Cutis, Keluhan Kulit Kering yang Disampaikan dr. Mira Trisna Murti Sp.KK

Kondisi kulit kering seringkali dikeluhan masyarakat. Kulit kering terjadi karena kehilangan kelembaban dan mengalami penurunan kandungan air.

freepik.com
ilustrasi kulit yang mengalami xerotis cutis 

TRIBUNHEALTH.COM - Xerosis cutis merupakan keadaan dimana lapisan terluar dari kulit kehilangan kelembaban akibat dari penurunan kandungan air didalamnya.

Penyebab dari Xerosis cutis ialah genetik pada pasien yang biasanya memiliki riwayat atopi.

Atopi ialah suatu keadaan kecenderungan genetik yang berkembang menjadi hypersensitif terhadap pajanan bahan alergen tertentu.

Seseorang yang memiliki riwayat atopi, kulitnya akan cenderung kering dikarenakan orang dengan atopi akan kehilangan alah satu pelembab kulitnya.

Oleh karena itu seseorang yang memiliki atopi kecenderungan genetik akan memiliki kulit yang cenderung kering.

Selain karena genetik, faktor usia bisa menyebabkan Xerosis cutis.

ilustrasi kulit yang mengalami xerotis cutis
ilustrasi kulit yang mengalami xerotis cutis (freepik.com)

Baca juga: Waspada, Selain Terjadi pada Kulit Kurap Dapat Menyerang Kuku dan Rambut

Biasanya kulit kering terjadi pada orang-orang yang sudah berusia lanjut yaitu 60 tahun keatas.

dr. Mira Trisna Murti menyampaikan, 75 persen keluhan utama dari lansia adalah kulit kering.

Munculnya xerotis cutis ditandai dengan kulit kering di bagian bawah dan bisa menyebar sampai seluruh badan.

Keluhan yang dirasakan ialah gatal yang instens pada malam hari dan setelah mandi menggunakan air panas.

2 dari 3 halaman

Xerotis cutis juga bisa disebabkan karena penyakit penyerta.

Penyakit penyertanya ialah atopi yang menjadi dermatitis atopi.

Baca juga: dr. Dian Pratiwi Sp.KK Sebut Tidak Semua Penyakit Kulit Menular, Jika Menular Derajatnya Berbeda

Dermatitis atopi merupakan keadaan penyakit inflamasi yang kronis ditandai dengan ruam merah yang gatal sekali.

Penyakit dermatitis atopi biasanya mengenai daerah-daerah lipatan, pada bayi bisa di pipi.

Dermatitis atopi biasanya bersifat simeteri atau bagian kiri dan kanan kulit bisa mengalaminya.

Karena adanya penyakit penyerta, biasanya kulit juga akan cenderung kering.

Bisa juga disebabkan oleh penyakit lain yaitu Psoriasis vulgaris yang ditandai dengan bercak merah tebal dan bersisik tebal.

Pada kondisi penyakit psorisis vulgaris, kulit juga akan cenderung kering.

Baca juga: Tanda-tanda Pasangan Memiliki Kecenderungan Melakukan Kekerasan yang Disampaikan Psikolog

dr. Mira Trisna Murti menyampaikan, pasien pada hypotiroidisme yaitu keadaan dimana kelenjar tiroidnya menghasilkan hormon tiroid yang kurang.

Dikarenakan fungsi dari hormon tiroid menurun, sehingga kulit akan cenderung kering karena fungsi-fungsi dari hormon tiroid salah satunya adalah melembabkan kulit.

3 dari 3 halaman

Penyakit sistemik juga dapat enyebabkan Xerotis cutis, misalkan penderita kencing manis, gagal ginjal kronik.

Pada penderita kencing manis, gagal ginjal kronik juga akan mengalami kulit kering.

Kondisi lingsungan dapat mempengaruhi kondisi kulit, misalkan dari suhu.

Biasanya suhu pada orang-orang musim dingin akan menyebabkan kulit kering, karena terjadi vasokontriksi dari pembuluh darah kapiler.

Sehingga nutrisi-nutrisi kulit dan oksigen menjadi berkurang dan lama-kelamaan kondisi kulit akan kering.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung bersama dengan dr. Mira Trisna Murti, Sp.DV. Seorang dokter spesialis dermatologi dan venereologi. Senin (13/6/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved