Breaking News:

drg. Nabilah Aulia: Kandungan Pemutih dalam Pasta Gigi Mampu Mencerahkan Warna Gigi Sewajarnya

Seseorang dengan warna giig yang kuning atau gelap tentu merasa kurang percaya diri saat tersenyum. Mereka melakukan segala cara untuk mengatasinya.

freepik.com
ilustrasi pasta gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Perlunya menghilangkan konsep bahwa gigi yang berwarna kunng itu gigi yang tidak sehat.

Gigi ynag berwarna kuning tergantung dari genetik maupun kuning karena faktor-faktor lain misalkan konsumsi makanan dan minuman yang berwarna.

Namun terdapat juga faktor lain yang menjadi penyebab gigi kuning seperti konsumsi obat, misalkna ketika hamil mengalami suatu kondisi yang mengharuskan ibu konsumsi antibiotik secara berkala, sehingga gigi anak dan gigi ibu bisa jauh menjadi lenih kuning.

Perlu diketahui bahwa konsumsi makanan ataupun minuman berwarna merupakan salah satu faktor penyebab gigi kuning.

Kebiasaan merokok sangat jelas dapat mempengaruhi warna gigi.

ilustrasi pasta gigi
ilustrasi pasta gigi (freepik.com)

Baca juga: Hindari Menggunakan Alat Mandi Bersama, Guna Mencegah Penularan Kurap

Tidak hanya gigi saja, tetapi warna gusi bisa berubah akibat kebiasaan merokok.

Didalam rokok mengandung TAR atau sneyawa yang sangat lengket pada gigi.

Campuran asap dan TAR yang terkandung didalam rokok akan sangat mempengaruhi perubahan warna pada gigi.

Pasta gigi yang diperuntukkan warna kuning pada gigi sebenarnya mampu merubah warna gigi namun hanya dalam prosentase kecil.

Cukup atau tidaknya perubahan warna gigi setelah menggunakan pasta gigi yang mengandung pemutih, semua tergantung dari keinginan atau kepuasan pasien.

Baca juga: Atasi Kerutan Halus dengan Hydrafacial yang Dikombinasikan dengan Laser SmartXide

2 dari 2 halaman

Ketika pasien menginginkan warna gigi yang cerah sekali, maka tidak akan cukup diatasi dengan pasta gigi yang memutihkan.

Karena kadar didalm pasta gigi yang dapat mencerahkan warna gigi, jumlahnya sangat teramat kecil.

Kandungan pemutih dalam pasta gigi tersebut karena pasta gigi dikonsumsi oleh orang banyak.

Sangat tidak mungkin didalam pasta gigi mengandung prosentase bahan yang tinggi karena bisa berbahaya tanpa pengawasan dokter atau profesional.

drg. Nabilah menyampaikan, pasta gigi yang dijual bebas kadar pemutihnya tentu jauh lebih berbeda dari bahan yang diberikan dokter kepada pasien dengan pengawasan tertentu.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung News Video, bersama dengan drg. Nabilah Aulia Putri. Seorang dokter gigi klinik Happy Denta. Kamis (2/12/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved