Breaking News:

Adib Setiawan, S.Psi Beberkan Cara Penanganan yang Bisa Dilakukan untuk Penderita Delusi

Sebenarnya tidak semua orang memiliki mental yang sehat. Meskipun kondisi fisik mereka terlihat sehat dan bugaugar, bukan berarti mentalpun sehat.

freepik.com
ilustrasi konsultasi dengan psikolog 

TRIBUNHEALTH.COM - Tanpa disadari, seseorang yang memiliki fisik sehat terkadang tidak menggambarkan bahwa kondisi mentalnya juga sehat.

Sebenarnya tidak banyak indvidu memiliki mental yang katakan benar-benar sehat.

Gangguan pada mental yang dialami seseorang tidak hanya halusinasi saja, tetapi gangguan mental seperti delusi juga dikatakan gangguan mental serius.

Perlu bahwa baik halusinasi ataupun delusi dapat terjadi ketika otak memproses suatu hal yang sebenarnya tidak terjadi.

Delusi merupakan keyakinan yang dipegang secara kuat namun tidak akurat, dimana keyakinan tersebut tanpa bukti.

Seseorang mengalami delusi misalnya seseorang merasa diikuti oleh orang lain, merasa menjadi target dicelakai, atau merasa menjadi target di santet oleh orang lain.

ilustrasi konsultasi dengan psikolog
ilustrasi konsultasi dengan psikolog (freepik.com)

Baca juga: drg. Ardiansyah Sebut Perlu Dilakukan Evaluasi Terkait Penggunaan Retainer Setiap 6 Bulan Sekali

Masih banyak masyarakat mengganggap bahwa delusi dan halusinasi adalah kejadian yang sama, ternyata kedua hal tersebut berdeba.

Halusinasi adalah indra melihat namun yang dilihat bukan yang seharusnya dilihat.

Sedangkan delusi lebih ke keyakinan yang salah.

Delusi bisa sembuh tentunya dengan membangunkan kesadaran yang benar.

Berpikir logis dan realistis membuat orang terhindar dari delusi.

2 dari 4 halaman

Apakah ada cara atau penanganan untuk orang yang mengalami delusi?

Berikut adalah penjelasan Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi. (Psikolog di www.praktekpsikolog.com). Seorang psikolog keluarga dan pendidikan anak.

Baca juga: drg. Andi Tajrin Paparkan Tujuan dari Rekonstruksi Rahang

Kini dirinya telah memiliki sebuah yayasan yang bernama Praktek Psikolog Indonesia.

Saat ini yayasan yang Adib dirikan telah tersebar di berbagai wilayah.

Ia bertugas di Yayasan Praktek Psikolog Indonesia Cabang Tangsel.

Saat ini juga menjadi Koordinator untuk cabang Bintaro-Jaksel, Rawamangun-Jaktim, Pondok Aren-Tangsel, Cileungsi-Perbatasan Bogor Bekasi, Semarang, Makassar dan Surabaya.

Sebelum berpraktek di Yayasan Praktek Psikolog Indonesia, ia sempat praktek di Yayasan Cinta Harapan Indonesia selama kurang lebih 3 tahun.

Riwayat Pendidikan Adib Setiawan:

- S1 Psikolog UIN Jakarta 2001-2005

- S2 Profesi Psikolog Universitas Tarumanegara Jakarta 2007-2009

Baca juga: Kenali Bahaya Infeksi Virus Covid-19 pada Ibu Hamil yang Disampaikan oleh dr. Bayu Winarno Sp.OG

3 dari 4 halaman

Pengabdian Masyarakat:

- Relawan medis di Rumah Sakit Dr. Suyoto Kementerian Pertahanan pada 2020 selama 2 bulan

- Relawan bencana alam di Selat Sunda bidang psikologi pada Desember 2018 - Januari 2019

- Relawan psikolog di Yayasan Cinta Harapan Indonesia Autism Center 2008-sekarang

Profil lengkap Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi. bisa dilihat disini.

Pertanyaan:

Apakah ada cara atau penanganan untuk orang yang mengalami delusi?

Anggra, Solo

Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi menjawab:

Delusi bisa sembuh dengan berpikir rasional, berlatih menerima kenyataan hidup saat ini, berlatih memecahkan masalah, berlatih berusaha, dan mengisi aktivitas sehari-hari dengan kegiatan positif mulai dari belajar, kuliah, bekerja, olahraga, beribadah, berteman, berkomunikasi dengan oranglain dan kegiatan positif lainnya.

4 dari 4 halaman

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved