TRIBUNHEALTH.COM - Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI Pusat, dr. Linda Lukitari Waseso menuturkan manfaat dari donor darah.
Ia mengungkapkan terdapat beragam manfaat yang bisa diperoleh dari donor darah.
Secara garis besar, terdapat 2 manfaat yang bisa diperoleh.
Baca juga: Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A (K) Paparkan Syarat-syarat untuk Melakukan Donor Konvalesen
Yaitu manfaat untuk diri sendiri dan orang lain.
Manfaat donor darah bagi diri sendiri, dapat membuat tubuh menjadi sehat.
Karena darah akan berganti secara otomatis setiap 3 bulan.
"Daripada pergantian darahnya itu tidak dimanfaatkan, maka diambil."
"Setelah itu oksigen dalam darah akan timbul lalu menyebabkan badan menjadi terasa sehat," jelas Linda dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV.
Baca juga: Cara Meningkatkan Kualitas Darah menurut dari dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM
Selain bermanfaat untuk diri sendiri, memberikan donor darah juga dapat membantu orang lain.
Pasalnya untuk satu kantong darah bisa membantu 3 orang.
Prosedur Memberikan Donor Darah
Prosedur dalam pemberian donor darah ini diambil dari tubuh.
Pada perempuan cukup 250 cc, tetapi lebih dianjurkan 350 cc.
Hal ini bertujuan agar bisa dibuat beberapa komponen.
Baca juga: dr. Olga Rasiyanti Siregar Sebut Jumlah Kantong Darah yang Dibutuhkan oleh Penyandang Talasemia
Seseorang yang ingin melakukan donor darah, wajib melakukan serangkaian pemeriksaan.
Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh pasien secara gratis.
Bila hasil pemeriksaan dinyatakan sehat, maka oang tersebut baru diperbolehkan melakukan donor darah.
Berikut ini beberapa pemeriksaan yang harus dilakukan sebelum melakukan donor darah.
Di antaranya:
- Pemeriksaan laboratorium
- Pemeriksaan dengan dokter
Baca juga: Benarkah Transfusi Darah Bisa Menyebabkan Rasa Gatal? Ini Kata dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM
- Pemeriksaan HIV/AIDS (serologi)
- Pemeriksaan Hepatitis B dan C
- dan pemeriksaan sipilis.
Baca juga: Benarkah Darah Rendah Bisa Diatasi dengan Mengonsumsi Daging Kambing? Berikut Penjelasan Dokter
Penjelasan dr. Linda Lukitari Waseso ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Kamis (29/7/2021).
(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)