Breaking News:

Malas Menyikat Gigi Menjadi Penyebab Gigi Berlubang dan Timbulnya Karang

Menjaga kesehatan gigi sama pentingnya dengan kesehatan tubuh. Gigi yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai masalah yang serius pada mulut.

grid.id
ilustrasi menyikat gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Tujuan utama menyikat gigi secara umum untuk menjaga gigi tetap bersih dari sisa makanan dan plak yang menempel.

Apabila tidak menyikat gigi dengan benar, plak dan sisa makanan masih menempel akibatnya adalah berkarang dan berlubang.

Akibat yang ditimbulkan oleh karang gigi dan gigi berlubang sangat banyak.

Karang gigi bisa mengakibatkan radang gusi yang ditandai dengan perdarahan saat menyikat gigi tetapi tidak menimbulkan rasa sakit.

Gigi berlubang yang tidak ditangani dengan tepat, lama-kelamaan akan terasa sakit.

Perlu diketahui bahwa gigi berlubang juga bisa terjadi tanpa menimbulkan rasa sakit, tetapi yang menjadi masalah adalah gigi berlubang yang menimbulkan rasa sakit.

ilustrasi menyikat gigi
ilustrasi menyikat gigi (grid.id)

Baca juga: Tak Hanya Meningkatkan Percaya Diri, Gigi Palsu Memiliki Peran Menggantikan Fungsi Gigi Permanen

drg. Arifah mengatakan bahwa gigi berlubang dan karang gigi merupakan masalah awal yang terjadi jika tidak menggosok gigi.

Balita yang sudah mulai tumbuh gigi alangkah baiknya memang serega rutin dibersihkan.

Orangtua disarankan harus lebih aware karena struktur gigi bayi dan gigi anak-anak rentan mengalami gigi berlubang dari orang dewasa karena struktur email gigi bayi lebih tipis.

Jika mahkota gigi pada bayi sudah mulai banyak yang keluar dan bayi sudah mulai mengonsumsi makanan sebaiknya dibersihkan dengan kasa yang dibahasi air.

Apabila anak mulai tumbuh gigi orang tua harus lebih aware karena gigi berpotensi besar mudah mengalami kotor.

Baca juga: Waspada, Konsumsi Obat Steroid Jangka Panjang Beresiko Mengalami Katarak

Waktu yang tepat untuk menggosok gigi adalah pagi hari setelah sarapan dan sebelum tidur malam.

drg. Arifah menjelaskan bahwa menyikat gigi harus dilakukan setelah sarapan karena saat menuju makan siang masih menunggu selama beberapa saat, apabila masih ada makanan yang menyisa sekian jam bisa menimbulkan adanya plak gigi.

Jeda dari sarapan menuju makan siang tergolong lama, sehingga harus menjaga gigi harus tetap bersih dengan cara menyikat giig setelah sarapan.

Menyikat gigi dilakukan malam hari sebelum tidur karena jarak sampai pagi tergolong lama sekitar 8 jam, sehingga kita berupaya untuk menjaga gigi selama tidur agar bakteri yang berkembangbiak tergolong minimal.

Baca juga: Sebelum Merencanakan Kehamilan, Sangat Disarankan Mengonsumsi Nutrisi Essential Pra-Konsepsi

Makanan bakteri adalah sisa-sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi sehingga membuat suasana mulut menjadi asam.

Dengan suasana mulut yang asam maka gigi akan mudah berlubang.

Setelah menyikat gigi pada malam hari sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan.

Sebelum tidur disarankan mengonsumsi air putih dan tidak diperbolehkan mengonsumsi minuman yang mengandung gula.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Palu bersama dengan drg. Arifah Hariadi. Seorang dokter gigi. Jumat (16/10/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved