Breaking News:

Kerap Dianggap Sepele, Nyeri Saluran Cerna Bagian Bawah Bisa Berakibat Fatal

Banyak pasien yang mengalami nyeri saluran cerna bagian bawah dan mengira keluhan sepele. Padahal keluhan tersebut bisa menandakan penyakit tertentu.

freepik.com
ilustrasi nyeri saluran cerna bagian bawah 

TRIBUNHEALTH.COM - Gejala utama pada pasien yang megalami masalah saluran cerna bagian bawah adalah nyeri perut.

Pada keluhan nyeri perut juga perlu dideskripsikan dimana lokasi nyeri tersebut.

Umunya keluhan nyeri pada bagian perut kanan bawah pada bagian appendic atau usus buntu.

Apabila merasakan nyeri tekan pada bagian perut kanan bawah, dan bergerak pun terasa sakit dan disertai demam kemungkinan terjadi appendicitis atau usus buntu.

Ketika mengalami keluhan nyeri perut pada bagian kiri bawah bisa terjadi peradangan usus besar.

ilustrasi nyeri saluran cerna bagian bawah
ilustrasi nyeri saluran cerna bagian bawah (freepik.com)

Baca juga: dr. Eka Ginanjar Sp.PD Beberkan Penyebab Mimisan yang Sering Terjadi pada Anak-anak

Nyeri perut akibat peradangan usus besar juga bisa ditandai dnegan demam.

Keluhan lain yang dirasakan pasien adalah kembung, begah pada perut bagian bawah.

Kembung dan begah tersebut dikarenakan adanya gangguan penyerapan.

Gejala-gejala lain yang bisa muncul tentu berhubungan dengan pola buang air besar (BAB).

Apabila terjadi karena adanya infeksi, misalnya pada usus halus atau usus besar mengalami peradangan maka akan terjadi diare.

Baca juga: Hidung Mengeluarkan Cairan Bening di Pagi Hari dapat Menandakan Adanya Reaksi Alergi

dr. Ari juga menyampaikan bahwa kekurangan serat dan kurang konsumsi air minum bisa terjadi buang air besar yang keras atau disebut dengan sembelit.

Tak hanya sembelit, gejala yang paling ekstrim adalah terjadinya pendarahan.

Perdarahan yang terjadi dianus dikarenakan pendarahan anus atau hemoroid (ambeien).

Terjadinya pendarahan juga bisa terjadi karena adanya peradangan atau luka.

Peradangan bisa diakibatkan karena kejadian infeksi maupun non infeksi.

Perdarahan pada anus bisa terjadi karena adanya polip atau tumor jinak.

Baca juga: Bagaimana Cara Perawatan Saluran Akar Setelah Gigi Dimatikan? Berikut Penjelasan drg. Ummi

Kasus yang lebih parah pada saluran pencernaan bawah adalah tumor ganas atau kanker usus besar, gejala yang dialami juga perdarahan.

Pasien seringkali meraskan nyeri perut dan bolak-balik mengonsumsi obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter dan terjadi kekambuhan, sehingga hal-hal tersebut memang harus diperhatikan.

Ditakutkan terjadi penyakit yang sedang berlangsung pada saluran pencernaan bawah.

Sehingga apabila pasien mengobati sendiri ditakutkan penyakit semakin parah dan datang ke dokter sudah terlambat.

Jika mulai muncul gejala-gejala tersebut, dangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan dr. Ari Fahrizal Syam, Sp.PD-KGEH. Sorang dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi dan hepatologi. Sabtu (15/5/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved