Breaking News:

Beberapa Cara yang Bisa Dilakukan di Rumah untuk Mengurangi Resiko Terbentuknya Karang Gigi

Karang gigi adalah masalah yang dialami siapa saja. Terbentuknya karang gigi bisa disebabkan karena kurangnya menjaga kebersihan area gigi dan mulut.

freepik.com
ilustrasi gigi bersih dan sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Proses pembentukan resivitasi material organik tergolong lama, pada umumnya anak-anak jarang mengalami masalah karang gigi.

Kecuali pada anak-anak yang memiliki kekentalan saliva atau air liur yang lebih pekat dari orang normal.

Anak yang memiliki saliva lebih kental akan beresiko mengalami terjadinya karang gigi pada usia dini.

Cara menghilangkan karang gigi dapat dilakukan dengan scaling gigi yang akan dilakukan oleh dokter.

Apabila sudah terbentuk karang gigi, dengan berkumur dan menyikat gigi hanya akan menghilangkan sebagian karang gigi yang menumpuk pada area permukaan gigi.

ilustrasi gigi bersih dan sehat
ilustrasi gigi bersih dan sehat (freepik.com)

Baca juga: Apakah Perawatan Estetika Bisa Dilakukan Pada Gigi Tanggal atau Gigi Berlubang? Begini Ulasan Dokter

Cara-cara tersebut bisa dilakukan di rumah dengan tujuan mencegah terbentuknya karang gigi.

Jika karang gigi sudah terbentuk dan meluas, tentu tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi atau berkumur saja.

Tetapi selama di rumah bisa dilakukan pencegahan terbentuknya karang gigi dengan cara menyikat gigi teratur, pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur.

Minimal menyikat gigi dilakukan 2x dalam sehari, tetapi juga bisa dilakukan lebih dari 2x.

Misalnya, setelah selesai makan lakukan sikat gigi untuk menghilangkan sisa makanan yang ada pada area gigi.

Baca juga: Hidung Mengeluarkan Cairan Bening di Pagi Hari dapat Menandakan Adanya Reaksi Alergi

Selain menyikat gigi, gunakan dental floss atau benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel pada sela gigi.

Penggunaan obat kumur setelah selesai menyikat gigi juga dapat mengatasi masalah terbentuknya karang gigi.

Gunakan juga pembersih lidah untuk mengurangi akumulasi bakteri didalam ronggga mulut.

Kurangnya jumlah bakteri didalam mulut, tentu mempengaruhi sehatnya aliran saliva.

Kekentalan saliva bisa terjaga, sehingga air ludah bisa bermanfaat untuk melakukan self cleansing (pembersihan sendiri).

Baca juga: dr. Mustopa, Sp.PD Sebut Gejala yang Bisa Dialami oleh Penderita Pankreatitis

Didalam rongga mulut kita, sudah terbentuk secara alami hal-hal untuk mencegah terbentuknya karang gigi.

Hanya karena pola dalam menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut yang kurang baik, sehingga akan mudah terbentuk karang gigi.

Ini dikutip dari channel YouTube Tribun Health, dan disampaikan oleh drg. Tri Setyawati, seorang dokter gigi. Rabu (28/4/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved